7 Motor Yamaha yang Sebaiknya Tidak Dibeli di 2025, Jangan Tergoda Tampilan Luar

Motor Yamaha yang Jangan Dibeli di 2025
Motor Yamaha yang Jangan Dibeli di 2025
0 Komentar

Secara konsep, motor ini cukup menarik karena benar-benar dirancang sebagai motor semi-offroad, berbeda dengan Honda Beat Street yang hanya mengusung desain semi-trail secara kosmetik. Namun, sayangnya upaya Yamaha tidak berbuah manis, karena penjualannya kurang memuaskan di pasar.

Beberapa kekurangan X-Ride antara lain:

· Kapasitas tangki bahan bakar yang kecil, hanya 4,2 liter. Hal ini membuat jarak tempuh terbatas dan terkesan boros karena sering harus mengisi bensin.

· Rem belakang kurang responsif, terasa ada jeda saat tuas rem ditekan.

Baca Juga:Jarang Diketahui, Ini Rahasia Kesuksesan Honda hingga Berhasil Kuasai Pasar Otomotif Indonesia10 Aplikasi Android Multifungsi dan Canggih 2025, Cocok untuk Semua Kebutuhan

· Stang motor terasa terlalu ringan, sehingga menimbulkan sensasi ‘mengambang’ saat dikendarai.

· Tidak terdapat kompartemen penyimpanan di bagian dashboard, yang tentunya mengurangi kepraktisan, terutama bagi pengendara yang suka membawa barang kecil atau berboncengan dengan anak.

5. Yamaha Fino 125

Yamaha Fino 125 pertama kali dirilis pada awal tahun 2012 sebagai motor matik bergaya retro yang ditujukan untuk menyaingi Honda Scoopy. Motor ini menggunakan mesin 125 cc SOHC Blue Core yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 9,3–9,4 HP dan torsi maksimal 9–9,6 Nm.

Di atas kertas, performanya cukup kompetitif. Namun jika ditinjau lebih dalam, Fino 125 terasa cukup ketinggalan zaman. Panel instrumen masih sepenuhnya analog, sementara pesaingnya seperti Scoopy sudah menggabungkan panel jarum dengan layar digital.

Dari sisi akomodasi, kapasitas bagasi Fino juga sangat terbatas, hanya 8,7 liter. Jauh di bawah Scoopy yang mampu menampung hingga 15 liter. Secara estetika, desain Fino yang bergaya klasik mungkin tidak cocok untuk semua orang. Singkatnya, Fino 125 generasi awal terlihat tertinggal dalam berbagai aspek: fitur yang minim, ruang penyimpanan sempit, dan desain yang dianggap kurang menarik.

Motor ini awalnya dimaksudkan sebagai alternatif Scoopy, namun sayangnya gagal bersaing secara menyeluruh.

6. Yamaha Gear 125

Yamaha Gear 125 generasi tahun 2021 merupakan salah satu motor matik entry-level Yamaha yang ditawarkan dengan harga cukup terjangkau. Motor ini menggunakan mesin Blue Core berkapasitas 124,96 cc yang mampu menghasilkan tenaga 9,3 HP dan torsi maksimal 9,5 Nm. Di atas kertas, performa Gear 125 terbilang unggul dibandingkan motor matik murah lainnya, berkat kapasitas mesin yang sedikit lebih besar.

0 Komentar