Popularitas Aerox begitu tinggi hingga permintaannya meledak di pasaran. Bahkan ada kasus di mana pembelian Aerox harus menunggu berbulan-bulan. Beberapa oknum sales bahkan memanfaatkan situasi ini untuk menaikkan harga agar konsumen bisa mendapatkan unitnya lebih cepat.
Tidak hanya unit baru, motor Aerox bekas pun banyak diburu. Showroom-showroom motor bekas bahkan mengaku kewalahan memenuhi permintaan pasar.
Mengapa Aerox begitu diminati? Karena untuk ukuran motor matic, Aerox tampil dengan desain yang gagah dan sporty sejak awal. Berbeda dari matic lain yang lebih mengutamakan fungsionalitas, Aerox benar-benar mengedepankan gaya dan tampilan yang keren.
Baca Juga:Kontroversi Data Pribadi Warga Indonesia Akan Dikirim ke Amerika Serikat, Dijual?5 Modus Oknum Sales Motor yang Perlu Diwaspadai Sebelum Beli Motor
3. Yamaha R15
Yamaha R15 juga pernah menjadi salah satu motor yang sangat digemari dan dianggap memiliki pesona tersendiri di mata wanita. Meskipun popularitasnya tidak seterang dulu, generasi R15 sempat menjadi ikon motor idaman para wanita, terutama pada masa-masa awal kemunculannya.
Kesan yang muncul dari cowok yang mengendarai R15 adalah gagah, sporty, dan tentunya menarik. Hal ini tidak lepas dari desain R15 yang memang bergaya moge look (mirip motor gede). Meskipun sempat mendapat kritik sebagai “motor kopong” karena suara dan performanya dianggap tidak sesuai tampilannya, tetap saja banyak wanita yang terkesima dengan tampilannya.
Namun, belakangan ini banyak pengguna R15 yang mulai beralih ke motor matic, terutama karena alasan kenyamanan. Mengendarai R15 dalam waktu lama memang membuat posisi tubuh membungkuk, yang kurang nyaman bagi sebagian pengendara, terutama untuk penggunaan harian.
4. Honda CBR 250RR dan Kawasaki Ninja 250
Dua motor sport ini sering dianggap “saudara kembar” dalam hal daya tariknya di mata wanita. Baik Honda CBR 250RR maupun Kawasaki Ninja 250, keduanya sama-sama memberikan kesan keren, mapan, dan berkelas bagi pengendaranya.
Banyak wanita menganggap pria yang mengendarai motor ini sebagai sosok yang dewasa, stabil, dan memiliki penghasilan yang jelas. Hal ini sangat berkaitan dengan harga kedua motor tersebut yang memang relatif mahal, sehingga menimbulkan persepsi bahwa pemiliknya berasal dari kalangan ekonomi menengah ke atas atau bahkan dianggap sebagai “sultan motor sport.”
