JABAR EKSPRES – Kali ini, kita akan membahas mengenai aplikasi Happy Video yang diklaim sebagai aplikasi penghasil uang. Saat kita mengakses situs web happyvideo.cc atau menggunakan aplikasinya, kita akan diarahkan untuk menonton video sebagai cara untuk mendapatkan uang.
Bagi pengguna baru, tersedia versi gratisan yang bisa langsung digunakan. Pada versi ini, terdapat tugas harian yang hanya bisa dikerjakan satu kali dalam sehari, dengan masa berlaku hingga 10 tahun. Namun, untuk memperoleh penghasilan lebih besar, pengguna diharuskan melakukan deposit.
Skema Ponzi di Aplikasi Happy Video
Terdapat sistem keanggotaan VIP dari VIP 1 hingga VIP 7, dengan modal awal terkecil sebesar Rp50.000. Masa berlaku keanggotaan adalah 30 hari, dengan tugas harian sebanyak dua kali dalam sehari. Untuk melakukan pembelian paket VIP, tersedia metode pembayaran melalui QRIS atau perbankan online.
Baca Juga:Review Infinix Zero 50 5G, Smartphone Terbaik Infinix 2025, Performa Flagship Harga MenengahAdmediaJob hingga AMV, Pola Penipuan Aplikasi Penghasil Uang yang Berulang
Sebagai contoh, jika kita mencoba menjalankan tugas gratisan, kita hanya perlu menekan tombol “Join Now”, lalu menonton video yang ditampilkan selama beberapa detik. Setelah tugas selesai, pengguna akan mendapatkan imbalan sebesar Rp2.000. Namun, tugas ini hanya bisa dilakukan sekali dalam sehari.
Untuk keanggotaan VIP 1, pengguna akan mendapatkan Rp5.000 untuk setiap video yang ditonton. Dengan dua tugas per hari, berarti pengguna bisa memperoleh Rp10.000 per hari. Artinya, dalam waktu lima hari, modal sebesar Rp50.000 sudah bisa kembali.
Semakin besar jumlah deposit, maka semakin besar pula pendapatan yang dijanjikan. Sebagai ilustrasi, pada level tertinggi dengan modal Rp20 juta, masa berlaku tetap satu bulan, dan tugas harian sebanyak delapan kali. Imbalan per tugas diklaim sebesar Rp700.000, yang secara logika sangat tidak masuk akal.
Dengan skema seperti ini, sangat besar kemungkinan bahwa aplikasi Happy Video merupakan bentuk penipuan berkedok investasi bodong.
Untuk aplikasi penipuan seperti ini, pada awalnya memang akan terlihat membayar penggunanya. Tujuannya adalah agar pengguna merasa yakin dan terdorong untuk melakukan deposit dalam jumlah yang lebih besar ke dalam aplikasi tersebut.
Lalu, dari mana aplikasi Happy Video ini memperoleh dana untuk membayar pengguna? Sumber dananya berasal dari pembelian paket VIP oleh para pengguna. Artinya, perputaran uang hanya terjadi antar anggota (member to member), tanpa adanya sumber pendapatan eksternal yang jelas.
