JABAR EKSPRES – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan atau Kopdes Merah Putih diklaim akan menguntungkan para petani. Itu disampaikan Menter Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta.
Bahkan, ia meyakini Kopdes Merah Putih menjadi ujung tombak dalam membangun sistem distribusi pangan yang lebih adil, serta meningkatkan daya saing petani lokal.
“Koperasi adalah solusi konkret untuk memotong jalur panjang distribusi pangan,” ujarnya, dikutip Rabu (23/7/2025).
Baca Juga:Impor Migas AS Senilai 15 USD, Airlangga: Itu Sesuai Kebutuhan!Mengaku Terlilit Utang, Wanita di Banjar Nekat Mencuri Motor Teman, Ternyata STNK-nya Dicuri Lebih Dulu!
Kalau koperasi desa kuat, lanjutnya, petani tidak akan mendapat tekanan dari para tengkulak atau mafia lagi. “Ini momentum kebangkitan ekonomi desa.”
Untuk itu, ia memastikan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) akan mendukung penuh Kopdes Merah Putih ke depannya.
Selain itu, pihaknya menegaskan agar tidak ada lagi pupuk oplosan yang merugikan petani, beras yang tidak sesuai mutu, maupun minyak goreng yang tak sesuai takaran dan merugikan masyarakat.
“Koperasi desa akan menjadi simpul baru dalam tata niaga pangan nasional yang lebih sehat dan berpihak pada petani. Upaya ini sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia,” kata dia.
Sebelumnya, lebih dari 80 ribu unit Kopdes Merah Putih resmi diluncurkan secara terpusat oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7).
Program itu menargetkan 80.000 koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat distribusi pangan masyarakat dan kebutuhan pokok rakyat.
Presiden menegaskan koperasi adalah solusi konkret dan struktural untuk memperkuat kemandirian ekonomi rakyat.
Baca Juga:Usai Kasus Penjualan Bayi Viral, Pemkot Cimahi Intensifkan Pengawasan dan Edukasi MasyarakatTega Lakukan Tindakan Asusila Terhadap Anak, Penjual Kebab di Bogor Diringkus Polisi!
“Koperasi adalah alat perjuangan bagi mereka yang lemah. Yang kuat membuat PT, holding, incorporated. Tapi bagi rakyat kecil, koperasi adalah kekuatan kolektif,” ujar Presiden Prabowo di Klaten.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan sebanyak 80.081 Kopdes telah resmi terbentuk di seluruh Indonesia, 108 di antaranya sudah siap beroperasi.
Dia mengatakan Kopdes Merah Putih akan menyediakan berbagai jenis usaha sesuai dengan kebutuhan terutama dalam hal pangan serta turut mempertimbangkan potensi di masing-masing desa.
“Kita tidak boleh bergantung pada impor pangan. Kita harus berdaulat, berswasembada pangan, air, dan energi. Kita harus memberdayakan petani kita sendiri dengan sistem yang adil dan berkelanjutan,” kata Zulhas.
