Kickstarter Dihapus dari Motor Modern Demi Cuan Pabrik, Ini Dampaknya bagi Pengguna?

Kickstarter Dihapus dari Motor Modern
Kickstarter Dihapus dari Motor Modern
0 Komentar

Sebenarnya, apa alasan utama pabrikan meniadakan fitur kickstarter pada sepeda motor? Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk efisiensi atau penghematan biaya produksi. Saat ini, banyak pabrikan tampaknya lebih fokus pada peningkatan keuntungan, namun tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas. Bahkan, kualitas justru cenderung menurun.

Pabrikan seolah tidak peduli, yang penting bisa terus meraih keuntungan sebesar-besarnya. Kalau memungkinkan, semua komponen akan dipangkas, ujung-ujungnya yang dijual hanya “angin”.

Bukan tidak mungkin, ke depannya semakin banyak komponen yang dianggap kurang penting akan dihilangkan. Jika ada yang tidak bisa dihilangkan, maka akan diganti dengan bahan plastik. Dalam kasus kickstarter, karena komponen ini jarang digunakan dan tidak mungkin digantikan dengan bahan plastik, maka solusinya adalah dihilangkan sepenuhnya.

Baca Juga:Tak Laku di Pasaran, Motor Ini Justru Diburu karena Diskonnya Gila-GilaanJerat Gaya Hidup Kelas Menengah, Saat Semua Terlihat Mampu Tapi Rasa Selalu Kurang

Selain alasan jarang digunakan, peniadaan kickstarter juga disebut-sebut bertujuan untuk mengurangi bobot motor. Meskipun demikian, menurut kami, alasan utamanya tetaplah penghematan biaya. Meski terlihat sebagai komponen kecil dan murah, jika dikalikan jutaan unit motor, penghematan yang diperoleh tentu sangat besar.

Sebagai gantinya, beberapa pabrikan memilih untuk menambahkan fitur voltmeter. Fitur ini jelas lebih murah dibandingkan kickstarter, karena hanya membutuhkan sedikit tambahan komponen untuk membaca tegangan aki, lalu menampilkannya pada panel meter digital yang memang sudah tersedia.

Namun, timbul pertanyaan: apakah voltmeter memiliki fungsi yang sama dengan kickstarter? Bisakah voltmeter digunakan untuk menyalakan motor saat aki dalam kondisi lemah? Atau, bisakah voltmeter membuat aki lebih tahan lama? Jawabannya jelas: tidak. Voltmeter hanya berfungsi memberi informasi kepada pengguna mengenai kondisi kesehatan aki, apakah masih baik atau sudah saatnya diganti. Fungsinya sebatas indikator, bukan solusi.

Jadi, jika aki pada motor matic mengalami soak (habis daya), motor tetap tidak bisa dinyalakan. Memang tidak masalah jika kejadian itu terjadi di dekat bengkel, tetapi bagaimana jika terjadi di lokasi terpencil atau jauh dari bantuan?

Perlu diketahui, meskipun aki modern sekarang bersifat bebas perawatan, berbeda dengan aki lama yang memerlukan penambahan cairan secara berkala, kesehatan aki tetap perlu diperhatikan secara rutin agar tidak merepotkan diri sendiri di kemudian hari.

0 Komentar