Ia berharap, kedepan para peserta yang datang ke Bandung tidak hanya berpartisipasi dalam lomba lari atau marathon, tetapi juga kembali sebagai wisatawan.
“Kita harapkan yang 15 ribu orang datang ini nanti minggu depannya datang lagi sama keluarga, minggu depannya datang lagi, datang lagi gitu,” ucapnya.
Dari sisi ekonomi, Farhan mengungkapkan dampaknya cukup terasa, terutama di sektor perhotelan dan jasa. Bahkan diakuinya okupansi hotel mencapai 80 persen.
Baca Juga:Ribuan Pekerja Pariwisata Jabar Protes Larangan Study Tour, Desak Gubernur Dedi Mulyadi Cabut KebijakanElkan Baggot Tembus Tim Utama Ipswich Town
“Kalau nilai ekonomi, diperkirakan dari hotel aja itu selama Jumat, Sabtu, Minggu sudah meningkat. Event-nya itu gak cuma dua hari ya, tetapi ada juga di Kiara Park, dari hari Kamis, Jumat, Sabtu. Total sebetulnya lima hari, lima kali event,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Bandung berkomitmen untuk terus menyempurnakan pelaksanaan event sejenis, dengan harapan dapat memperkuat citra Bandung sebagai kota tujuan wisata olahraga (sports tourism).(Dam)
