Operasi Patuh Lodaya 2025, Polres Ciamis dan Banjar Fokus Tekan Hal Ini!

Operasi Patuh Lodaya 2025, Polres Ciamis dan Banjar Fokus Tekan Hal Ini!
Jajaran Satlantas Polres Banjar saat apel gelar pasukan operasi Patuh Lodaya 2025, Senin (14/7/2025). (Istimewa)
0 Komentar

“Tujuan utama Operasi Patuh Lodaya 2025 ini tidak berubah, menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menekan fatalitas korban kecelakaan, serta secara bersamaan mendorong peningkatan kesadaran dan disiplin masyarakat,” tegas Kompol Sujana.

Sementara itu, di Kota Banjar, apel serupa juga digelar di halaman Mapolres Banjar pada hari dan tanggal yang sama, Senin 14 Juli 2025 pukul 08.00 WIB. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi dan dihadiri oleh unsur Forkopimda serta instansi terkait, antara lain Wakil Wali Kota Banjar Supriana, Wakil Ketua DPRD Kota Banjar, perwakilan Kodim 0613 Ciamis, Batalyon Raider 323 BP, Subdenpom III/2-4, Satpol PP, Dishub, Jasa Raharja, dan Kemenag Kota Banjar. Sebagai simbol dimulainya operasi, dilakukan penyematan pita kepada perwakilan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub.

Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi membacakan amanat yang sama dari Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan, yang menyatakan Operasi Patuh Lodaya 2025 sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.

Baca Juga:Kasus Karyawan Ambil Uang Rp2,1 Miliar dalam Kas Besar, BJB Pastikan Dana Nasabah AmanTak Perlu Tunggu APBD, Dedi Mulyadi Langsung Belikan Meja Sekolah yang Kekurangan Buntut Penambahan Rombel

Sasaran operasi di Banjar juga mencakup segala bentuk potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG), dan gangguan nyata (GN) yang dapat memicu kemacetan, pelanggaran, maupun kecelakaan lalu lintas. Kapolres Banjar secara khusus menekankan aspek humanis dan edukatif dalam pelaksanaan tugas.

“Kami tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan tindakan edukatif, simpatik dan profesional. Hindari sikap arogan, dan jadikan kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tegasnya. (CEP)

0 Komentar