Kalah Realisasi APBD, Jabar Tak Apple to Apple dengan DIY dan NTB

Sekda Jabar Herman Suryatman menegaskan kapasitas fiskal Jabar tidak sebanding dengan Provinsi DIY maupun NTB
Sekda Jabar Herman Suryatman menegaskan kapasitas fiskal Jabar tidak sebanding dengan Provinsi DIY maupun NTB
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sekda Jabar Herman Suryatman menegaskan kapasitas fiskal Jabar tidak sebanding dengan Provinsi DIY maupun NTB dalam rangka merespon hasil evaluasi realisasi belanja dan pendapatan daerah oleh Kementerian Dalam Negeri.

Herman menuturkan, evaluasi bersama Kemendagri itu berjalan rutin, biasanya juga tiap bulan.

“Ini biasa aja, bulan lalu Jabar nomor satu. Memang bulan ini Jabar nomor 3. Yang di depan DIY dan NTB, “katanya.

Baca Juga:Wabah Hantavirus Mengintai, Dinkes Ciamis Tingkatkan KewaspadaanBakal Evaluasi Rutin, Taman Supratman Masih dalam Masa Percobaan

Herman melanjutkan, meski kalah dalam penyerapan anggaran di bulan ini tapi kapasitas fisika Jabar tentu tidak apple to apple jika dibandingkan dengan DIY maupun NTB.

Kapasitas APBD Jabar 2025 menyentuh Rp 31 Triliun.

Sementara data dari Kemenkeu, postur pendapatan daerah NTB ada di angka Rp 6,3 triliun. Sementara DIY postur pendapatan hanya di Rp 5,025 triliun.

“Jadi tidak tidak apple to apple, ini hanya soal penyerapan anggaran, ” cetusnya.

Herman melanjutkan, meski di peringkat 3 tapi realisasi belanja dan pendapatan Jabar berada di atas rata-rata nasional.

Menurut Herman, salah satu melambatnya serapan anggaran itu karena proyek infrastruktur, masih dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Kalau proyek-proyek infrastruktur itu dieksekusi tentu realisasinya bakal melejit.

“Bulan depan kalau kami pacu, pengadaan barang jasa dilaksanakan, pasti akan melewati lagi itu NTB dan DIY. Tenang aja. Ini mah dinamis, ” sambungnya.

Herman melanjutkan, sebagaimana yang telah dilakukan dalam pergeseran APBD. Anggaran yang digeser ke bidang infrastruktur tidak sedikit, Ada Rp 3,6 triliun untuk infrastruktur. (son)

0 Komentar