“Sejak hari pertama, dan bahkan sebelum hari pertama, Anda adalah bagian dari sekutu terdekat dalam melatih tentara, berada di sini pada hari pertama untuk melindungi Presiden Zelenskyy, pemerintahannya, dan membiarkan pasukan hanya melawan,” katanya.
“Kami benar (sebelumnya), dan kami benar (sekarang),” tambahnya.
“Setiap kali Rusia di bawah Vladimir Putin maju di Ukraina, ancaman itu semakin dekat dengan kita semua. Kita tidak akan pernah menerima teori bahwa yang kuat adalah yang benar,” tegasnya
Macron juga menyuarakan seruan akan gencatan senjata tanpa syarat di Gaza, seraya mengingatkan bahwa situasi di Timur Tengah semakin tidak stabil.
Baca Juga:Piala Dunia Esports 2025 Resmi Dimulai, Total Hadiah Capai Rp715 MiliarChina Tanggapi Ancaman Tarif AS terhadap Sekutu BRICS
“Menyerukan gencatan senjata di Gaza hari ini tanpa syarat apa pun sama saja memberi tahu dunia bahwa bagi kami sebagai orang Eropa, tidak ada standar ganda,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Macron juga kembali menyuarakan dukungannya terhadap solusi dua negara dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina. Pidato ini menjadi catatan penting karena merupakan pidato pertama seorang Presiden Prancis di hadapan Parlemen Inggris sejak tahun 2008, serta pidato pertama dari kepala negara Uni Eropa pasca-Brexit.*
SUMBER: ANTARA
