Tak berselang lama, warga datang dan mendapati bayi tergeletak dalam kondisi kedinginan di depan pintu belakang rumah tersebut.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa dan pihak kepolisian. Bayi dievakuasi dan langsung mendapat penanganan dari bidan desa.
“Jenis kelamin perempuan, berat 2,7 kilogram, panjang sekitar 50 sentimeter. Saat ditemukan, tali pusarnya sudah mengering, namun rambutnya masih basah oleh sisa ketuban. Diduga usia bayi sudah lebih dari tiga hari,” ungkap Mauludin.
Baca Juga:Ratusan Bangkai Ayam Berserakan di Lembang, Bau Busuk Ganggu Warga dan WisatawanPemkot Bandung Bakal Ambil Alih Pengelolaan Sampah Pasar : Lindungi Pedagang dari Ketimpangan
Sayangnya, saat ditemukan bayi belum sempat diberi asupan susu dan menunjukkan gejala menguning. Untuk penanganan lebih lanjut, bayi akan dirujuk ke dokter spesialis anak.
Selain bayi, lanjut Mauludin, warga juga menemukan secarik kertas dengan tulisan tangan di samping tubuhnya. Isi pesan tersebut meminta agar bayi tersebut dirawat.
“Intinya penulis pesan itu memohon agar anak ini dirawat dengan baik,” kata Mauludin.
Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Cipongkor telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan orang tua sang bayi. (Wit)
