JABAR EKSPRES – Persib sebelumnya berpotensi untuk memiliki tim pesaing di Liga 1 musim 2025-2026 yang sama-sama bermarkas di Bandung.
Akan tetapi, tampaknya klub yang akan menjadi pesaing Persib sebagai sesama tim yang bermarkas di Bandung tersebut urung terjadi.
Pasalnya, klub yang berniat untuk bermarkas di Bandung tersebut mendapatkan larangan dari PT LIB (Liga Indonesia Baru).
Baca Juga:Pinjol Resmi Terdaftar OJK Ini Bisa Pinjam Puluhan Juta, Cair Hitungan Menit dan Tak Perlu JaminanKenapa Tidak Ada Plat Nomor Berhuruf C di Indonesia? Ini Alasannya
Seperti diketahui klub yang dimaksud akan bermarkas di Bandung tersebut adalah PSBS Biak, tim yang sebelumnya bermarkas di Stadion Lukas Enembe.
Untuk menghadapi Liga 1 2025-2026, PSBS memang langsung mengincar Bandung dan memilih Stadion Si Jalak Harupat sebagai homebase.
Bahkan pemerintah Kabupaten Bandung pun sudah menerima surat permintaan dari klub berjudul Badai Pasifik itu untuk bermarkas di sana.
Hanya saja, memang ada kendala terkait dengan lapangan latihan yang memadai di sekitar Stadion Si Jalak Harupat karena menggunakan rumput sintetis.
Alhasil untuk tempat latihan, tim yang identik dengan warna biru ini memilih Stadion Sidolig untuk menjadi tempat latihan mereka musim depan.
Seperti diketahui, Stadion Sidolig ini sebelumnya memang sangat sering dipakai untuk latihan para pemain Maung Bandung.
Akan tetapi, kini Persib sudah memiliki tempat latihan sendiri di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Baca Juga:Amplop DANA Kaget di Kamis Manis, Buruan Klaim Sebelum Kehabisan!Ini Ternyata 3 Penyebab BSU 2025 Tak Kunjung Juga Cair
Sehingga memang Stadion Sidolig ini tak lagi dipakai untuk tempat latihan para pemain Maung Bandung, tetapi kabarnya ada beberapa pemain akademi yang tinggal di mess stadion tersebut.
PSBS Dilarang PT LIB Berkandang di Bandung
Sayangnya rencana PSBS untuk berkandang di Bandung ini tak mendapatkan restu dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Larangan untuk berkandang di Bandung ini bahkan langsung disampaikan oleh Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus.
Ferry justru menyarankan PSBS untuk mencari tempat lain selain Bandung, ia menyarankan Bantul, Gresik, dan Lamongan.
“Ya kami larang mereka di Bandung. Kami minta unruk cari tempat di luar Bandung karena kami punya beberapa rencana ke depan. Ya intinya jangan di Bandung, sarannya ada di Bantul, Gresik, atau Lamongan,” katanya.*
