Aksi Lempar Kotoran Warnai Unjuk Rasa Mahasiswa Protes UU TNI di DPRD Jabar

Seorang mahasiswa meletakan kotoran sapi saat Aksi Simbolik BEM SI Kerakyatan Jabar di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (30/6). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Seorang mahasiswa meletakan kotoran sapi saat Aksi Simbolik BEM SI Kerakyatan Jabar di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (30/6). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES  — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI Kerakyatan) Jawa Barat (Jabar) melakukan aksi simbolik melempar kotoran ke Gedung DPRD Jabar, pada Senin (30/6).

Koordinator aksi, Raka Algifari, menyebut pelemparan kotoran itu sebagai simbol bahwa pemerintahan saat ini dinilai kotor dan lalai dalam memenuhi hak rakyat.

“Ketika kami tidak ditemui Ketua DPRD Jabar, kami akan melakukan rilis dan alsi simbolik pelemparan kotoran. Kami setelah ini akan konsolidasi aksi hari ini untuk menjadi semangat perjuangan bersama,” kata Raka kepada awak media sebelum melakukan aksi.

Baca Juga:Resmi Jabat Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi Siap Akselerasikan Program PrioritasWali Kota Bogor Rombak Posisi 62 Pejabat, 19 Kadis Dirotasi

Menurut Raka, mahasiswa menuntut pemerintah dan DPR RI membuka ruang partisipasi publik dalam pembahasan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI).

Dirinya juga menegaskan mahasiswa akan terus mengawal proses judicial review UU TNI di Mahkamah Konstitusi, termasuk mendukung mahasiswa Universitas Padjadjaran yang tengah mengajukan uji materi.

Aksi lanjutan direncanakan dengan massa lebih besar jika tuntutan mereka tak terpenuhi. “Kami mahasiswa Jabar akan terus melawan. Kami akan melakukan eskalasi besar,” kata Raka.

Perwakilan mahasiswa lain, Tubagus, menegaskan gerakan mereka murni atas nama rakyat, bukan ditunggangi pihak mana pun. “Kami yakin turun aksi di jalan adalah hak demokrasi dan kewajiban membela kepentingan rakyat,” pungkasnya.

0 Komentar