Selain mobil hatchback, jika Anda menginginkan mobil seven-seater dengan harga setara Daihatsu Sigra (yang sebelumnya disebut sekitar Rp140 jutaan), sebenarnya Anda sudah bisa mendapatkan Toyota Grand Avanza tahun 2016. Selain itu, ada juga Daihatsu Xenia tahun 2015 yang tersedia di kisaran harga yang sama.
Menariknya lagi, jika Anda memiliki anggaran sekitar Rp210 jutaan (setara dengan harga Daihatsu Terios atau Toyota Calya varian tinggi), Anda bahkan bisa mendapatkan Mitsubishi Xpander tahun 2017–2018. Bahkan, jika Anda cermat dalam mencari, Anda masih bisa mendapatkan Xpander dengan harga di bawah itu, dan menyisakan dana dari budget untuk membeli Calya baru.
Sekarang, mari kita bandingkan secara langsung. Jika disuruh memilih antara Toyota Calya baru dan Mitsubishi Xpander bekas, tentu saja Xpander lebih unggul dalam banyak aspek, baik dari segi desain, kenyamanan, performa, maupun fitur.
Baca Juga:7 Jenis Batu Akik yang Dipakai Ulama: Makna Spiritual dan Asal-Usulnya10 Batu Safir Termahal di Dunia yang Pernah Dilelang
Dari kondisi ini, dapat disimpulkan bahwa mobil bekas tampak lebih meyakinkan dan terasa lebih nyaman dibandingkan membeli mobil LCGC baru. Benar, bukan?
Namun, tunggu dulu. Kita juga perlu melihat kekurangan dan kelebihan dari masing-masing kategori.
Mobil bekas memang terlihat lebih menarik dan menawarkan kenyamanan yang lebih baik. Namun, perlu diingat bahwa sebagian besar mobil bekas yang disebutkan tadi sudah berusia hampir 10 tahun, atau bahkan lebih. Artinya, Anda akan memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) untuk memperbaiki atau meremajakan komponen tertentu.
Meskipun penjual menyatakan bahwa mobil dalam kondisi siap pakai, tetap saja biasanya ada bagian yang perlu diganti, terutama komponen yang jarang diperiksa, seperti bagian kaki-kaki, suspensi, sistem kelistrikan, dan lain-lain.
Jika Anda ingin lebih aman, tentu saja perlu melakukan peremajaan menyeluruh. Walaupun penjual mengklaim sudah melakukan penggantian oli atau tune up, sebaiknya Anda tetap mengganti semua cairan penting dalam mobil, seperti:
- Oli mesin
- Air radiator
- Oli transmisi
- Minyak rem
- Cairan power steering, dan sebagainya
Membeli mobil bekas berarti Anda harus siap mengeluarkan dana dan waktu ekstra.
Biasanya, pembeli mobil bekas sudah memahami hal ini dan menyiapkan dana tambahan sekitar Rp10 juta untuk perbaikan awal dan peremajaan.
