KP2MI Siapkan Langkah Mitigasi Lindungi Pekerja Migran Indonesia di Qatar

KP2MI Siapkan Langkah Mitigasi Lindungi Pekerja Migran Indonesia di Qatar
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, meresmikan program Desa Migran Emas di tiga desa yang berlokasi di Wonosobo, Jawa Tengah, pada Rabu (25 Juni 2025). (SUMBER FOTO: ANTARA/HO-KP2MI)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) tengah mengambil langkah cepat untuk melindungi para pekerja migran Indonesia yang berada di kawasan Timur Tengah, khususnya Qatar, menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya saat meresmikan program Desa Migran Emas di tiga desa di Wonosobo, Rabu (25/6), Menteri KP2MI, Karding, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya mitigasi, salah satunya melalui proses pendataan yang terus diperbarui terhadap sekitar 2.000 WNI yang bekerja di Qatar.

“Sedang kita mitigasi dengan melakukan pendataan terus,” ujar Karding dalam keterangan resmi Kementerian yang dirilis dari Jakarta.

Baca Juga:Playoff IBL 2025 Dimulai, Delapan Tim Siap Berebut Gelar JuaraBocoran Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 7, Jadi Tercanggih di 2025?

Langkah tersebut diambil menyusul serangan balasan dari Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar, yang terjadi pada Senin malam (23 Juni), sebagai respons atas serangan AS ke fasilitas nuklir Iran sehari sebelumnya.

Karding menjelaskan, KP2MI telah menyampaikan imbauan dan informasi kepada para pekerja migran agar mewaspadai situasi dan menghindari dampak konflik. Selain memberikan informasi, kementerian juga menyosialisasikan langkah-langkah antisipatif yang dapat diambil para pekerja jika situasi memburuk.

Lebih lanjut, Karding mengatakan bahwa pihaknya telah meminta para pekerja Indonesia yang berada di area rawan konflik untuk segera berpindah ke lokasi yang lebih aman. Koordinasi juga dilakukan dengan Direktorat Jenderal Pelindungan KP2MI, Kementerian Luar Negeri, serta Kedutaan Besar RI di Qatar guna memastikan upaya perlindungan berjalan optimal.

“Kita coba mendorong mereka untuk berpindah ke tempat yang aman. Saya sudah minta Dirjen Pelindungan (KemenP2MI) untuk berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri atau Kedutaan Besar RI yang ada di Qatar,” kata Karding.

“Tadi pagi mereka sudah melaporkan langkah-langkah mitigasi yang disiapkan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan kehadiran negara untuk memberikan perlindungan menyeluruh terhadap seluruh pekerja migran yang terdampak konflik.

0 Komentar