Meski hingga saat ini belum ada laporan kasus virus Hanta di Kota Cimahi, baik dari puskesmas, rumah sakit, maupun Kementerian Kesehatan, Dinkes tetap mengedepankan edukasi pencegahan ketimbang penanganan.
“Tidak ada persiapan khusus dari puskesmas. Tapi kami terus mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan dan waspada terhadap potensi penularan dari tikus,” kata Dwihadi.
Diketahui, kasus virus Hanta sempat mencuat usai seorang warga Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat dinyatakan terpapar. Namun menurut Kepala Dinkes KBB, Ridwan A. Putra, kondisi pasien kini telah pulih.
Baca Juga:Memanas! Ridwan Kamil Resmi Gugat Balik Lisa Mariana ke PN BandungKecam Pesta Gay di Bogor, MUI Jabar minta APH Bertindak Tegas!
“Sudah lama pulih, sudah kerja lagi. Menjalani perawatan beberapa hari dan telah dinyatakan sembuh,” ucap Ridwan.
Ia juga mengingatkan warga untuk segera melakukan penanganan darurat apabila tergigit tikus, disertai gejala seperti demam dan lemas.
“Bersihkan area gigitan dengan air sabun. Kalau demam dan gejala lain muncul, segera ke fasilitas kesehatan,” tegasnya. (Mong)
