Bandung Siapkan Angkot Berbasis Aplikasi, Penumpang akan Dijemput di Lokasi Terdekat Mulai 2026

Transportasi umum angkot melintas di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Rabu (25/6). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Transportasi umum angkot melintas di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Rabu (25/6). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Total anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp500 miliar, seluruhnya berasal dari APBD murni. Rinciannya adalah Rp340 miliar untuk subsidi BRT dan Rp150 miliar untuk pengelolaan angkot pintar.

“Tanpa pinjaman. Semua harus ditopang dari anggaran daerah. Kita juga akan berdiskusi dengan DPRD agar proses ini berjalan transparan dan berpihak pada kepentingan warga,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung akan bekerja sama dengan sejumlah koperasi angkutan seperti Kopamas, Kobutri, dan Kobanteng, serta melibatkan akademisi dan praktisi lokal dalam menyusun model bisnis dan mengembangkan aplikasi. Diskusi rutin digelar dua kali seminggu untuk merumuskan konsep terbaik.

Baca Juga:Gerebek Kos-kosan di Nanggewer, Satpol PP Bogor Amankan 12 WanitaAngka Pengangguran di Kabupaten Bandung Terus Menurun, Disnaker Gencarkan Job Fair di Kecamatan

“Kita ingin inisiatif ini benar-benar lahir dari Bandung, dengan partisipasi warga Bandung. Investor bisa dari luar, tapi konsep dan kendali tetap di tangan kita,” tutup Farhan. (Dam)

0 Komentar