TPS Pasar Kosambi Membludak, Warga: Dua Bulan Lebih Tidak Terangkut

Pembeli melintas di samping tumpukan sampah di TPS Pasar Kosambi, Kota Bandung, Sabtu (21/6). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Pembeli melintas di samping tumpukan sampah di TPS Pasar Kosambi, Kota Bandung, Sabtu (21/6). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masalah sampah komersil kembali mencuat, kali ini menimpa tempat pembuangan sementara (TPS) Pasar Kosambi. Sampah setinggi 3 meter pun menjadi pemandangan warga sekitar yang rutin melalui kawasan tersebut.

Seorang warga, Soleh, menyebutkan bahwa kondisi demikian diakibatkan pengangkutan sampah yang berbulan-bulan tersendat. Namun diakuinya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah bergerak menerjunkan mobil pengangkut sampah.

“Iya ini sudah 2 bulan lebih. Sekarang sih sudah lebih mending karena sudah ada truk mengangkut beberapa kali. Ini satu mobil truk aja udah sampai 11 ton,” kata Soleh ketika diwawancarai Jabar Ekspres di lokasi, pada Sabtu (21/6).

Baca Juga:Target 2026 Nol Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Bandung, Cucun Ahmad Tegaskan IniMasih dalam Tahap Penyusunan, Kejati Jabar Belum Kembalikan Berkas Priguna ke Penyidik Polda

Kondisi sampah memang membludak di tempat penampungan yang berada di belakang Pasar Kosambi tersebut. Tampak satu mobil loader sudah diterjunkan dan mengangkut sejumlah sampah ke atas truk sampah.

“Jadi bisa dibilang (tumpukan sampah) saat ini mau 50 ton mah ada ini sisanya. Tinggi sampahnya aja 3 meter. Sekarang nunggu satu truk lagi mau mengangkut katanya,” tandasnya.

Sementara itu, seorang warga lainnya, Fredi menjelaskan apabila kondisi tumpukan sampah inipun diperparah dengan warga di luar kawasan yang turut membuang limbah ke TPS Pasar Kosambi.

“Karena kebiasaan mungkin (buang) ke sini. Sebetulnya setiap hari Minggu libur. Jadi ada sekitar beberapa minggu tidak diambil setiap minggu, jadi suka menggunung seperti ini. Karena namanya sampah pasar, jadi banyak penumpukan di sini,” ujarnya.

“Tadi sudah ada 3 truk juga dari DLH. Rencananya tiga hari target keangkut semua. Semoga aja tidak ada penumpukan sampah lagi, khususnya warga dari luar wilayah,” harapnya.

0 Komentar