Menaker Sebut Kawasan Industri Perluas Lapangan Kerja

Menaker Sebut Kawasan Industri
Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan. (Sumber Foto: ANTARA/HO-Kemnaker RI)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa kawasan industri memiliki peran vital sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam membuka peluang kerja yang luas dan bermutu tinggi.

“Kita berharap kawasan industri benar-benar menjadi katalis penciptaan lapangan kerja yang berkualitas,” ujar Yassierli melalui pernyataan resminya di Jakarta, Jumat (20/5).

Ia menguraikan tiga langkah strategis yang diusung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk menjamin keberlanjutan sektor industri nasional.

Baca Juga:4 Rekomendasi Kopi Susu Sachet Rendah Gula5 Koin Kuno Belanda Termahal yang Dicari Kolektor

Strategi pertama berfokus pada peningkatan keahlian dan produktivitas tenaga kerja, transformasi sistem hubungan industrial, serta penegakan aturan ketenagakerjaan dan keselamatan kerja (K3).

Dalam hal peningkatan kompetensi, Kemnaker menitikberatkan pada peningkatan keahlian, keterbukaan akses, dan produktivitas sebagai pondasi utama kekuatan industri.

Langkah nyata yang dilakukan ialah melakukan pembaruan Balai Latihan Kerja (BLK) agar menjadi pusat pelatihan vokasi yang modern, menyesuaikan dengan kebutuhan dunia industri, dan berorientasi pada keahlian masa depan.

Kemnaker juga memperluas kesempatan kerja bagi kelompok rentan, termasuk kaum difabel dan perempuan, agar lebih inklusif.

Sebagai upaya membentuk budaya kerja yang adaptif dan kompetitif, Kemnaker akan menggagas Gerakan Nasional Produktivitas untuk menumbuhkan semangat kerja dan mendorong pertumbuhan produktivitas di seluruh sektor ketenagakerjaan.

Pada strategi kedua, Kemnaker menitikberatkan pada pengembangan hubungan industrial yang lebih modern.

Yassierli mendorong pola hubungan kerja berubah dari pola konfrontasi menjadi pola kemitraan yang dilandasi visi bersama melalui penguatan dialog antara manajemen dan pekerja.

Baca Juga:Cerydra, Support Baru di HSR 3.5, Intip Bocorannya!Presiden Prabowo Bertemu Presiden Putin di St. Petersburg

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan regulasi. Diperlukan kepercayaan dan kerja sama yang kuat antara manajemen dan pekerja,” tegasnya.

Sedangkan strategi ketiga diarahkan untuk menciptakan lingkungan usaha yang sehat, adil, dan berkelanjutan dengan memperketat pengawasan terhadap penerapan aturan ketenagakerjaan dan standar K3.

0 Komentar