JABAR EKSPRES – Kali ini, kami akan membahas mengenai aplikasi Rinck yang diklaim sebagai aplikasi penghasil uang. Apakah benar demikian, atau justru merupakan penipuan? Setelah ditelusuri, dapat dipastikan bahwa aplikasi ini termasuk dalam kategori investasi bodong.
Lantas, kapan biasanya aplikasi dengan skema Ponzi seperti ini akan berakhir atau scam? Umumnya, developer aplikasi semacam ini memiliki target tertentu. Ketika target tersebut telah tercapai, saat itulah mereka akan kabur dan membawa seluruh dana para anggota.
Namun, selama masih banyak anggota baru yang mendaftar dan melakukan deposit, umur aplikasi ini bisa lebih panjang karena perputaran uang masih berjalan lancar. Semakin banyak uang yang masuk, semakin besar pula keuntungan mereka.
Baca Juga:Komunitas Galbay Pinjol yang Makin Marak di Indonesia, Ramai-Ramai Tidak Mau BayarSedimentasi, Tongkang Nikel, dan Hancurnya Terumbu Karang Raja Ampat
Harap berhati-hati terhadap aplikasi seperti ini. Pada awal kemunculannya, aplikasi ini biasanya memang membayar para penggunanya. Tujuannya adalah untuk meyakinkan agar pengguna melakukan deposit dalam jumlah yang lebih besar. Dari mana sumber pembayaran tersebut? Semua berasal dari deposit para pengguna itu sendiri, bukan dari aktivitas bisnis nyata. Artinya, perputaran uang hanya terjadi dari member ke member.
Cara Aplikasi Rinck Menipu Pengguna
Bagi pengguna baru, tersedia opsi tugas gratis. Contohnya, pengguna dapat memilih salah satu foto, kemudian akan muncul hitungan mundur selama 8 detik. Setelah itu, pengguna diminta memberikan rating atau penilaian. Setelah tugas selesai, saldo pengguna akan bertambah sebesar Rp2.500.
Proses mendapatkan uang terlihat sangat mudah, bahkan di luar logika akal sehat. Coba bayangkan: hanya dengan memberikan rating pada foto, pengguna akan dibayar. Pertanyaannya, apa keuntungan bagi pihak yang beriklan di aplikasi Rinck ini? Faktanya, tidak ada pengiklan sungguhan di balik aplikasi ini. Skema ini hanyalah kedok, dan pembayaran kepada pengguna tetap bersumber dari deposit para anggota.
Sebagai contoh, ketika kami menyelesaikan tugas lainnya dan memberi satu bintang, saldo pun bertambah menjadi Rp5.000. Semua ini masih dalam kategori tugas gratis yang digunakan untuk memancing pengguna agar tertarik melakukan deposit.
Selanjutnya, aplikasi ini juga menyediakan sistem tingkatan pekerjaan atau “job level”. Pada level tertentu, pengguna bisa mendapatkan 5 tugas harian dengan bayaran Rp3.300 per tugas. Bahkan, di level tertinggi, pengguna bisa mengerjakan hingga 400 tugas per hari dengan bayaran mencapai Rp136.000 per hari.
