JABAR EKSPRES – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor resmi mengoperasikan Training Center baru sebagai pusat pelatihan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), baik untuk internal maupun eksternal.
Gedung pelatihan yang berlokasi di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, disaksikan jajaran pimpinan daerah, mitra internasional, serta jajaran Direksi PDAM dari berbagai wilayah di Jawa Barat, Rabu (18/6).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menuturkan bahwa Perumda Tirta Pakuan sudah mendekati standar perusahaan kelas dunia, terutama karena penggunaan infrastruktur berkualitas internasional serta komitmen pelayanan yang prima.
Baca Juga:Kepala KCD XIII Dianggap Angkuh, Bupati Herdiat Sindir: Sudah Tidak Betah di Ciamis?UMKM Bandung Digembleng Penggunaan Teknologi dan AI
“Produk-produk infrastruktur yang digunakan berkualitas tinggi. Komitmen direksi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sangat jelas, meskipun masih ada tantangan, pelayanan air bersih di Kota Bogor secara umum sudah baik,” katanya saat ditemui Jabar Ekspres usai peresmian.
Menurutnya dengan keberadaan training center ini bisa menjadi pusat pelatihan nasional untuk PDAM lain di Indonesia.
Lebih dari itu, Dedie mendorong agar pelatihan-pelatihan dilakukan selama beberapa hari agar memberi dampak ekonomi bagi sektor hospitality di Kota Bogor.
Dalam sambutannya, Dedie menyinggung terkait tantangan Perumda Tirta Pakuan dari sektor bisnis, salah satunya dalam memastikan pasokan air baku. Karena saat ini air baku yang diperoleh 80 persen dari Sungai Cisadane, 10 persen Ciliwung, dan 10 persen mata air.
“Hal ini tentu harus bisa menjawab tantangan Perumda Tirta Pakuan, bukan hanya 1 atau 2 tahun ke depan, tetapi bagaimana juga Tirta Pakuan dapat menjawab tantangan masa depan 10 hingga 50 tahun kedepan,” dorongnya.
Sehingga, sambung Dedie Rachim, pelayanan dasar harus juga dikonsep dengan ide kreatif, termasuk menyiapkan SDM unggul.
“Itu bisa kita siapkan dari sekarang, karena biar bagaimanapun juga kita lihat dengan kondisi alam yang semakin hari semakin berubah, karena faktor global warming atau percepatan dari pemanasan global akan merubah pola dari sumber air baku yang sekarang ada,” ucap Dedie.
Baca Juga:Pasar Seni ITB 2025 Guncang Ruang Publik Bandung Lewat Pertunjukan Kejutan ‘Beranda Bersama’Warga Sindanggalih Geger, Ular Sanca Sepanjang 5 Meter Ditemukan Dekat Pemukiman
Ia juga menekankan, bahwa Perumda Tirta Pakuan sebagai perusahaan harus memiliki perencanaan korporasi yang matang, sehingga kontribusi kepada masyarakat bisa maksimal hingga memberi dampak terhadap keuntungan perusahaan yang berujung kepada PAD Kota Bogor.
