JABAR EKSPRES – Kasus korupsi dana hibah untuk kegiatan Pramuka yang melibatkan sejumlah nama pejabat di Kota Kembang menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, memberikan pernyataan resmi menyusul penahanan empat tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, termasuk di antaranya EM, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung.
Erwin menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berlangsung. Dirinya meminta agar pendalam kasus bisa dilakukan secara menyeluruh.
Baca Juga:Dana Hibah Jadi Ladang Duit? 4 Nama Besar di Balik Korupsi Pramuka BandungTindak Lanjut Kasus Drone Lapas Jelekong, Ditjen Pas Jabar Intenskan Razia Handphone di Lapas!
“Kami sepenuhnya mendukung langkah Kejati dalam menegakkan hukum, meski kasus ini terjadi pada 2017. Kami serahkan penyelesaiannya kepada aparat penegak hukum,” ujarnya saat ditemui di kantor Kwarcab Kota Bandung, Jumat (13/6/2025).
Ia mengungkapkan bahwa meski peristiwa ini terjadi sebelum masa jabatannya, hal tersebut tetap menjadi keprihatinan bersama. Dirinya berharap, kasus ini bisa menjadi atensi agar ASN tidak bermain-main dengan hukum.
“Ini adalah sebuah musibah. Walaupun kami tidak mengetahui persis kejadiannya, namun ini menjadi pengingat keras bagi seluruh ASN agar tidak bermain-main dengan hukum. ASN harus bekerja sesuai aturan dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Terkait dampak terhadap kinerja Dispora, Erwin menjamin pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung. Diakuinya, penunjukan Plt bakal dilakukan dalam waktu dekat.
“Pelayanan publik harus tetap berjalan. Kemungkinan akan ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk sementara waktu agar kegiatan dinas tidak terhambat. Saya akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan Wali Kota mengenai langkah selanjutnya,” jelasnya.
Mengenai kemungkinan pemberian bantuan hukum dari Pemkot kepada tersangka yang masih berstatus ASN aktif, Erwin belum dapat memberikan kepastian.
“Tadi malam saya sempat berkomunikasi dengan Pak Wali, tetapi belum sampai pada pembahasan itu. Rencananya hari ini saya akan bertemu beliau untuk mendiskusikannya lebih lanjut,” tambahnya.
Baca Juga:1.900 Unit Gawai Berhasil Didaur Ulang Lewat Gerakan Erafone Jaga BumiCalon Sekda Kota Bogor Mengerucut Tiga Nama, Ini Sosoknya!
Lebih lanjut, Erwin berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh instansi pemerintahan agar tidak terulang.
“Semoga ini jadi peringatan bagi kita semua. Saya kembali mengajak para ASN untuk bekerja sesuai aturan dan menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran,” tutupnya. (Dam)
