Andy berharap kampanye pengelolaan sampah elektronik yang dilakukan erafone ini bisa diikuti oleh perusahaan lain
“Karena inisiatif kecil seperti ini sangat diperlukan untuk mengedukasi masyarakat terkait sampah elektronik,” imbuhnya
Sementara itu, Founder of Asah & Co-founder Parongpong Gadis Prawewari mengungkapkan, hingga saat ini belum ada solusi terkait sampah elektronik yang terus meningkat jumlahnya..
Baca Juga:Calon Sekda Kota Bogor Mengerucut Tiga Nama, Ini Sosoknya!Jalur Domisili Diserbu! SMAN 2 Cimahi Jadi Rebutan Meski Rumah Tak Dekat
“Saya sempat mampir ke TPA Leuwigajah di Bandung dan warga di sekitar sana pun masih banyak yang membuang sampah sembarang, termasuk sampah elektonik. Karena itu, masih perlu upaya edukasi yang intensif kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah elektronik. Kita harus memberitahu bahwa sampah elektronik itu tidak melebur di tanah,” kata Gadis
