Spesifikasi Advan X1: Lawan Serius Infinix dan Itel di Kelas Entry Level

Spesifikasi Advan X1
Spesifikasi Advan X1
0 Komentar

– Softcase

– Buku panduan

– Kesan Awal dan Detail Fisik

Advan X1 memiliki desain belakang yang cukup menarik. Bagian back cover-nya memberi kesan seperti keramik atau granit dengan nuansa mewah, meski sebenarnya terbuat dari plastik yang memiliki lapisan menyerupai kaca. Secara build quality, perangkat ini terasa solid di tangan.

Tombol-tombol fisiknya juga nyaman ditekan. Tombol power merangkap sebagai sensor sidik jari, dan letaknya mudah dijangkau. Di bagian atas tidak ada port apa pun, hanya mikrofon. Di sisi kiri terdapat tray SIM yang juga mendukung kartu microSD. Di bagian bawah tersedia port audio jack 3,5 mm, port USB Type-C, speaker, dan mikrofon tambahan.

Saat ditimbang, bobot Advan X1 tercatat sekitar 206 gram. Cukup terasa di tangan, namun masih wajar untuk ukuran smartphone saat ini.

Baca Juga:7 Rekomendasi Kopi Sachet Enak yang Bikin Produktif, Cocok untuk Semua KalanganMengapa Malaysia Tak Lagi Menarik bagi Pekerja Migran Indonesia? Ini 5 Alasannya

Namun, karena ini masih merupakan langkah awal dari Advan, kemungkinan ke depannya mereka akan mulai menggunakan baterai jenis silikon atau baterai biru—mirip seperti yang digunakan oleh Vivo atau merek-merek ponsel Tiongkok lainnya. Teknologi ini memungkinkan ketebalan perangkat berkurang, namun kapasitas baterainya justru meningkat.

Meski begitu, untuk kelas harga Rp1 jutaan, spesifikasi yang ditawarkan sudah cukup baik. Nilai jual utama dari Advan X1 ini memang terletak pada bagian chipset, RAM, dan layar yang sudah mendukung refresh rate 120 Hz.

Setelah proses instalasi dan pengaktifan selesai, hal pertama yang mencuri perhatian adalah wallpaper-nya yang terlihat familiar, seolah mirip dengan tampilan antarmuka milik Oppo atau bahkan iPhone.

Untuk bezel-nya, sayangnya masih cukup tebal, terutama di bagian dagu, serta sisi kiri, kanan, dan atas yang juga tidak terlalu tipis. Namun, kelebihan yang patut diapresiasi adalah penggunaan desain kamera depan model punch hole, bukan lagi waterdrop. Hal ini cukup positif, mengingat masih ada beberapa smartphone entry-level lain yang masih menggunakan desain waterdrop meski sudah sering dikritik.

Sistem Operasi

Sekarang kita lihat sistem operasinya. Advan X1 menggunakan Dido OS—nama yang cukup unik, mungkin terinspirasi dari tokoh atau sekadar branding internal. Chipset yang digunakan adalah MediaTek Helio G100, didukung RAM 8 GB (dengan opsi ekspansi), serta penyimpanan internal sebesar 128 GB.

0 Komentar