Ono Surono Gelorakan Semangat Bung Karno di Soekarno Fun Run 2025 Bandung

Dewan Pengarah Soekarno Run Bandung Ono Surono foto bersama usai meninjau pengambilan Racepack di Gedung Indonesia Menggugat Bandung, Sabtu 7 Juni 2025.
Dewan Pengarah Soekarno Run Bandung Ono Surono foto bersama usai meninjau pengambilan Racepack di Gedung Indonesia Menggugat Bandung, Sabtu 7 Juni 2025.
0 Komentar

BANDUNG – Memperingati 124 tahun hari lahir Presiden I Republik Indonesia Ir. Soekarno, Soekarno Fest menggelar Soekarno Fun Run, Minggu 8 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti sedikitnya 6.601 pelari dan mengambil start dan finish di Balai Kota Bandung.

“Bulan Juni ini istimewa karena bertepatan dengan sejumlah momen penting terkait Bung Karno sehingga sepanjang bulan Juni ini kita peringati sebagai Bulan Bung Karno,” kata Dewan Pengarah Soekarno Run Bandung Ono Surono kepada media usai meninjau pengambilan Racepack di Gedung Indonesia Menggugat Bandung, Sabtu 7 Juni 2025.

Ono menegaskan, Bandung memiliki makna historis bagi perjuangan bangsa Indonesia dan erat kaitannya dengan Bung Karno. Di kota ini, Bung Karno menempuh pendidikan, mendirikan PNI, ditahan di Penjara Banceuy dan Sukamiskin, serta menulis pledoi legendaris Indonesia Menggugat. Bandung juga menjadi tempat lahirnya ajaran Marhaenisme, terinspirasi dari seorang petani bernama Marhaen.

Baca Juga:PDI Perjuangan Jabar: Iduladha Momentum Kuatkan Semangat Berkorban“Kurban Berdampak” Rumah Amal Salman Lawan Stunting di Iduladha 1446 H

“Para pelari akan melintasi rute napak tilas ke tempat bersejarah seperti Gedung Merdeka—lokasi Konferensi Asia Afrika yang digagas Bung Karno, Penjara Banceuy, dan Gedung Indonesia Menggugat,” jelas Ono.
“Kita ingin sejarah tetap hidup, seperti pesan Bung Karno: Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” imbuhnya.

Bertema “Mari Berlari dan Memetik Arti”, Soekarno Fun Run diharapkan menjadi agenda tahunan untuk mengenang jasa Bung Karno serta memperkuat komitmen bangsa terhadap kemanusiaan, kesetaraan, dan kemerdekaan. “Terima kasih kepada seluruh peserta, dan kami mohon maaf kepada warga Bandung jika ada gangguan selama acara,” tambah Ono.

Rute lari dimulai dari Balai Kota Bandung, melintasi Jalan Merdeka, Jalan Lembong, Jalan Veteran, Jalan Ahmad Yani, Jalan Asia Afrika, Jalan Banceuy, Jalan Suniaraja, Jalan Stasiun Timur, dan Jalan Perintis Kemerdekaan. Di sejumlah titik bersejarah, pelari disambut dengan yel-yel dan aksi teaterikal.

Sebanyak 124 finisher pertama mendapat hadiah Rp300.000 sebagai simbol 124 tahun kelahiran Bung Karno, disertai doorprize seperti motor listrik, televisi, tablet, dan ponsel. (bbs)

0 Komentar