USB Fair 2025: Jembatani Lulusan ke Dunia Kerja, Target Serap 80 Persen Pencari Kerja

Wakil Wali Kota Bandung Erwin saat meninjau USB Fair dan Career Expo di Jalan P.H.H. Mustofa No. 68, Bandung, pada Rabu (4/6/2025).
Wakil Wali Kota Bandung Erwin saat meninjau USB Fair dan Career Expo di Jalan P.H.H. Mustofa No. 68, Bandung, pada Rabu (4/6/2025).
0 Komentar

BANDUNG – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP menggelar USB Fair dan Career Expo di Jalan P.H.H. Mustofa No. 68, Bandung, pada Rabu (4/6/2025), tiga hari pasca-wisuda 1 Juni 2025. Acara ini membuka peluang kerja bagi lulusan baru dan masyarakat umum, menegaskan komitmen USB menjembatani dunia akademik dan industri.

Hadir Wakil Wali Kota Bandung Erwin yang mengapresiasi inisiatif USB. “Job Fair ini terobosan nyata, memberi peluang kerja dan menekan angka pengangguran 6,9 persen di Bandung. Manfaatnya untuk mahasiswa, lulusan USB, hingga masyarakat umum,” ujarnya.

Ia mendukung usulan magang pra-lulus dari Yayasan YPKP, berjanji membuat regulasi magang, dan menggandeng perusahaan lokal. Erwin juga memaparkan program inkubasi bisnis UMKM di 30 kecamatan, melatih literasi keuangan, digital marketing, dan inovasi, serta memberikan modal usaha untuk mengurangi pengangguran. “Banyak UMKM sudah buka cabang, ini peluang kurangi pengangguran,” tambahnya.

Baca Juga:Sejarah Baru Unjani: Prof Budiman, Alumni Pertama Jadi Guru BesarAntara Tanggung Jawab dan Keuntungan: Dukungan Ekonomi Hijau Dalam Menyelaraskan Lingkungan dengan Kebijakan Pemerintah

Ketua Yayasan YPKP, Dr. R. Ricky Agusiady, S.E., M.M., menegaskan USB Fair sebagai kolaborasi strategis antara kampus, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. “Kami dorong mahasiswa tak hanya jadi pekerja, tapi entrepreneur via inkubator bisnis. Skala acara akan diperluas, melibatkan lebih banyak perguruan tinggi, pelaku usaha nasional, hingga lembaga internasional,” katanya.

Rektor USB, Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si., menjelaskan Career Expo inisiatif BEM di bawah Wakil Rektor III ini menargetkan efektivitas penyerapan kerja 70–80 persen. “Kami hadirkan narasumber kompeten dari bidang SDM, wirausaha, dan perusahaan seperti Indonesia Research Institute Japan. Ke depan, kami libatkan lebih banyak perusahaan dan narasumber dari negara dengan peluang kerja tinggi, seperti Korea,” ujarnya.

USB Fair direncanakan jadi agenda tahunan dengan peningkatan kualitas tiap tahun.

Acara ini dihadiri perwakilan program Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri dan perusahaan mitra USB, memperkuat sinergi. Dengan akreditasi “Unggul” dari BAN-PT, USB Fair 2025 menegaskan posisi USB sebagai kampus unggul yang mendukung lulusan dan masyarakat meraih peluang kerja, sekaligus mendorong kewirausahaan dan kolaborasi strategis. (bbs)

0 Komentar