JABAR EKSPRES – Menjelang pertandingan penting melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dihadapkan pada tantangan non-teknis yang tak kalah serius.
Kekhawatiran akan meningkatnya kasus Covid-19 di Asia Tenggara mulai menghantui persiapan tim.
PSSI pun mengambil langkah cepat dengan menerapkan sejumlah protokol ketat demi menjaga kesehatan para pemain dan ofisial.
Baca Juga:Siap Jalani Sidang Mediasi, Kuasa Hukum Lisa Mariana Minta Ridwan Kamil HadirJanji Rp1 Miliar Tak Tercapai, Persib Cuma Dapat Bonus Rp356 Juta dari ASN Jabar, Sekda Bilang Begini!
Fokus utama adalah mencegah potensi penyebaran virus menjelang laga yang sangat krusial ini.
Manajer Timnas Indonesia, Kombes Pol Sumardji, menegaskan bahwa pengamanan di sekitar hotel tempat pemain menginap telah diperketat.
Hotel Fairmont, yang menjadi tempat tinggal sementara skuad Garuda, kini dijaga dengan lebih ketat dari biasanya.
“Kami menjaga betul keamanan dan keselamatan di Hotel Fairmont, terutama demi memastikan para pemain tetap dalam kondisi sehat,” ujar Sumardji.
Menurutnya, langkah ini bukan tanpa alasan. Informasi yang diterima dari berbagai sumber menunjukkan bahwa kasus COVID-19 mulai menunjukkan tren peningkatan di beberapa negara tetangga Indonesia.
“Kita harus mengikuti perkembangan yang ada. Saya mendapat informasi bahwa di beberapa negara tetangga, kasus COVID-19 mulai meningkat. Situasi ini cukup mengkhawatirkan,” lanjutnya.
Di tengah persiapan teknis dan fisik pemain, ancaman kesehatan seperti ini bisa menjadi gangguan serius jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Baca Juga:Skandal Korupsi Rp9 Triliun di Kemendikbudristek Masuk Penyidikan, Pejabat Mulai DiperiksaKawasan Industri Kendal Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja, Gubernur Jateng Tinjau Langsung
Oleh karena itu, pengamanan dan pembatasan akses jadi bagian penting dari strategi tim.
Atmosfer dukungan luar biasa dari para suporter tentu menjadi penyemangat tersendiri bagi pemain Timnas.
Apalagi, sejak kehadiran pemain-pemain baru seperti Jay Idzes dan Thom Haye, antusiasme publik kian meningkat.
Tidak sedikit suporter yang datang langsung ke hotel hanya untuk melihat atau berfoto bersama para pemain.
Momen-momen seperti itu biasanya menjadi bagian dari kehangatan hubungan antara tim dan pendukungnya.
Namun, dengan situasi kesehatan yang sensitif, PSSI melalui Sumardji mengimbau para penggemar untuk menahan diri.
Ia meminta agar tidak terjadi kerumunan di sekitar hotel, seperti yang kerap terlihat sebelum-sebelumnya.
“Kami sangat berharap para suporter memahami situasi saat ini. Dukunglah tim dengan doa dari rumah, tidak perlu datang beramai-ramai ke Fairmont untuk menyampaikan salam,” tegasnya.
