JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik, terkait peningkatan Covid-19 di sejumlah negara Asia.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, saat ini memang perlu kembali meningkatkan kewaspadaan. “Memang harus mulai waspada tapi jangan terlalu panik,” katanya, Rabu (4/6).
Pria yang akrab disapa KDM itu melanjutkan, negara maupun daerah juga telah berpengalaman menghadapi situasi tersebut. “Sudah terlatih menghadapi Covid 19 yang berat,” katanya.
Baca Juga:Gempa Vulkanik Naik Drastis, Aktivitas Tangkuban Parahu Mirip Sebelum Erupsi Tahun 2019! Tak Ada Inflasi Jelang Iduladha, Cimahi Justru Alami Deflasi!
Saat ini pihaknya juga masih menunggu arahan lebih lanjut. Termasuk pelaksanaan vaksinasi jika memang diperlukan.
Sebelumnya, Jawa Barat mulai mengaktifkan kembali thermoscan di sejumlah pintu masuk. Itu sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Kewaspadaan terhadap Peningkatan kasus Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Jabar dr. R. Vini Adiani Dewi menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Karantina Kesehatan yang ada di Jabar, terkait tindak lanjut dari Surat Edaran tersebut.
“Kami sudah koordinasi, jadi mereka juga telah mengaktifkan lagi thermoscan di pintu masuk seperti saat Pandemi Covid-19 lalu,” jelasnya, Selasa (3/6).
Vini melanjutkan, thremoscan itu dipasang di berbagai pintu masuk Jabar. Seperti Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Bandara Husein, hingga pelabuhan-pelabuhan di Jabar. “Jadi kalau ada yang demam, akan di monitoring lebih lanjut,” katanya.
Menurut Vini, yang bakal disiapkan lebih adalah nanti saat menyambut kedatangan para jamaah haji. Mengingat mereka adalah warga yang usai bepergian ke luar negeri juga. “Memang setiap kepulangan haji itu dipantau. Tapi nanti akan diperketat lagi, sebagai langkah antisipasi juga,” jelasnya.(son)
