Karena kelangkaan dan nilai sejarahnya. Koin-koin ini bukan hanya dilihat sebagai benda mati, tapi sebagai simbol zaman, warisan budaya, dan bahkan investasi. Banyak kolektor dan investor menjadikan koin langka sebagai aset fisik yang aman dari inflasi dan naik terus nilainya.
Di marketplace luar negeri, baik Koin Kuno Rp50 pattern Komodo maupun koin Karapan Sapi saling adu gengsi. Ada yang menjualnya sebagai koleksi pribadi, ada juga yang melelangnya dengan harga fantastis.
Tips Buat Kamu yang Punya Koin Lama di Rumah
- Jangan bersihkan koin dengan cairan kimia. Cukup lap lembut dan simpan di tempat kering.
- Foto koin dari berbagai sudut, lalu bandingkan dengan referensi koin pattern atau versi langka di komunitas numismatik.
- Jangan sembarangan jual ke pembeli yang tidak tahu nilai kolektibilitasnya.
- Jika perlu, minta bantuan ahli atau komunitas kolektor untuk verifikasi.
Simpan atau Jual dengan Cermat
Baca Juga:Bansos PKH Tahap 2 2025 Sudah Cair? Cepat Cek InfonyaKLAIM Amplop Saldo DANA Kaget Rp499.000
Bisa jadi, koin lama di dompet atau laci kayu rumahmu adalah “tiket emas” menuju nilai puluhan juta rupiah. Kalau kamu punya Koin Kuno Rp50 Komodo atau Rp100 Karapan Sapi, jangan anggap remeh. Dunia numismatik sedang menyaksikan “adu gengsi” antara dua koin ini—dan siapa tahu, kamu jadi bagian dari ceritanya.
