“Kalau tidak shalat, bisa dikeluarkan. Tapi kami juga harus menyediakan tempat shalat yang representatif,” tegas Ustadz H. Muhammad Fakhrurrazi Anshar dalam sambutannya saat pembukaan outlet.
Makan Sambil Berbagi
Almaz juga menolak strategi promosi seperti diskon besar-besaran. Sebagai gantinya, mereka menyisihkan 5% dari transaksi penjualan untuk lingkungan sekitar dan 5% keuntungan untuk Palestina.
“Kami ingin pelanggan tidak hanya kenyang, tapi juga merasa ikut berkontribusi dalam kebaikan,” ungkap Bram.
Baca Juga:Ambil Saldo DANA GRATIS Rp240.000 dari Link Resmi Awal Bulan Juni 2025Vario Eduride Hadirkan Touring Bermakna dengan Edukasi dan Aksi Sosial
Respons Positif, Transaksi Capai Ratusan per Hari
Almaz mencatat lebih dari 400 transaksi per hari di setiap outletnya. Antusiasme masyarakat membuktikan bahwa kombinasi antara rasa, harga, dan nilai bisa jadi kekuatan luar biasa.
Dengan semangat lokal, cita rasa global, dan nilai-nilai religius yang kuat, Almaz Fried Chicken bukan hanya menjual makanan, tapi juga menghadirkan harapan dan keberkahan di setiap gigitannya. (*)
