JABAR EKSPRES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan menggelar Job Fair 2025 sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-18 KBB.
Rencananya kegiatan tersebut akan berlangsung pada Selasa, 17 Juni 2025 mendatang di Wisma Salom, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.
Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bandung Barat, sedikitnya 62 perusahaan dan lembaga, termasuk dua perguruan tinggi serta Lembaga Penempatan Pekerja Migran Indonesia (LPK P3MI), turut ambil bagian dalam acara ini.
Baca Juga:Dilaporkan Ridwan Kamil atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Pihak Lisa Mariana Angkat BicaraBappenda Dorong Transformasi Fiskal Cimahi, Kawasan Industri Mati Disorot Jadi Sumber PAD Baru
“Job fair ini menyediakan sekitar 2.500 lowongan kerja untuk lulusan baru tingkat SMK, SMA, hingga Madrasah Aliyah,” kata Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P3TKT) Disnakertrans KBB, Dewi Andani, saat dikonfirmasi, Jumat (30/5/2025).
Dewi mengatakan, kegiatan tersebut selain menjembatani para pencari kerja dengan penyedia kerja, job fair ini juga sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap inklusivitas ketenagakerjaan.
“Job fair ini juga terbuka bagi penyandang disabilitas. Kami mendorong perusahaan untuk memenuhi kewajiban alokasi minimal 1% tenaga kerja untuk difabel, sebagaimana diatur dalam undang-undang,” ujar Dewi.
Ia menambahkan, untuk mendukung keberhasilan penempatan tenaga kerja bagi difabel, Disnakertrans menggandeng Dinas Sosial serta NGO dan Ibu Foundation, dalam menyiapkan pendampingan adaptasi kerja.
“Difabel tidak hanya diberikan kesempatan kerja, tapi juga akan mendapatkan dukungan dalam proses adaptasi lingkungan kerja. Ini penting agar mereka bisa produktif dan nyaman di tempat kerja barunya,” tambahnya.
Selain peluang kerja dalam negeri, job fair ini juga membuka akses bagi calon pekerja migran yang ingin bekerja di luar negeri, seperti Hong Kong, Taiwan, Timur Tengah, hingga Jerman, melalui P3MI resmi.
Disnakertrans KBB juga mengoptimalkan peran 68 petugas pengantar kerja untuk menjalin komunikasi dengan perusahaan serta menyebarkan informasi lowongan melalui media sosial, jaringan sekolah, dan komunitas pencari kerja.
Baca Juga:Sabtu dan Minggu Sopir Angkot Jalur Puncak Tak akan Beroperasi, Jadi Solusi Urai Kemacetan?Kompensasi Sopir Angkot Puncak Bogor akan Ada Lagi, Dedi Mulyadi Beri Syarat: Sabtu Minggu Libur!
“Kami menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia usaha. Intinya, pencari kerja harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan kompetensi yang dibutuhkan pasar,” jelas Dewi.
“Job fair ini diharapkan menjadi momentum penting, khususnya bagi lulusan baru dan penyandang disabilitas, untuk mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai minat dan keahliannya,” pungkasnya. (Wit)
