Batu Antik Termahal di Dunia Terjual Rp82 Miliar, Ada Jejak Sejarah Dunia di Dalamnya

Batu Antik Termahal di Dunia terjual dengan harga R/p82 Milia. =(Dok. Sotheby's via CNN Internasional)
Batu Antik Termahal di Dunia terjual dengan harga R/p82 Milia.r. (Dok. Sotheby's via CNN Internasional)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kabar mengejutkan di dunia barang antik khususnya dari jenis batu-batuan tengah ramai jadi perbincangan. Sebuah batu antik dinobatkan sebagai batu tertua dan termahal didunia karena laku terjual hingga US$ 5,04 juta atau sekitar Rp 82,2 miliar di rumah lelang Sotheby’s yang bermarkas di New York City, Amerika Serikat.

Bukan batu antik yang digunakan untuk cincin atau perhiasan lainnya, namun batu antik yang satu ini beratnya 115 pon atau sekitar 52 kilogram dan memiliki tinggi mencapai 2 kaki atau setara 0,6 meter.

Batu antik termahal di dunia ini masuk dalam kategori batu prasasti yang diperkirakan berasal dari 1.500 tahun lalu di era akhir Romawi-Bizantium. Keunikan dari salah satu batu tertua di dunia ini memiliki ukiran 10 Perintah Tuhan atau hukum alkitab dari Perjanjian Lama yang ditulis dalam aksara Paleo-Ibrani.

Baca Juga:Temukan Hadiah Saldo Gratis Rp150 Ribu Dari Amplop DANA Kaget Hari iniTernyata Ini yang Bikin Mahal, Ada Makna Filosofis di Uang Koin Kuno 50 Cendrawasih

Batu ini sesungguhnya bukan pertama kali terekspos, dilansir dari CNN International, batu ini pertama kali ditemukan pada 1913 saat dilakukan penggalian di jalur kereta api baru wilayah utara yang kini menjadi bagian dari Israel. Batu ini ditemukan di dekat situs sinagoge, masjid, dan gereja kuno.

Lucunya, selama kurang lebih 30 tahunan batu ini sama sekali tidak dihargai, bahkan ada yang menggunakannya untuk paving di luar rumah, ditempatkan menghadap ke atas dan terbuka untuk dilalui banyak pejalan kaki, karena permukaannya yang datar menyerupai lempengan.

Hal itulah yang membuat tulisan dalam batu tersebut semakin memudar, untungnya secara historis batu tersebut ki diakui dan dilestarikan.

Dari keterangan resmi yang dikeluarkan pihak rumah lelang Sotheby’s, batu tersebut sempat dijual kepada seorang sarjana pada tahun 1943. Orang yang tidak disebutkan namanya ini sebagai Dasa Titah Samaria yang penting dan memuat ajaran-ajaran yang menjadi inti dari banyak agama.

Samaritanisme adalah agama monoteistik kuno yang didasarkan pada lima kitab pertama Perjanjian Lama. Meskipun terkait dengan Yudaisme, Samaritanisme menganggap Gunung Gerizim di wilayah Tepi Barat sebagai tempat tinggal Yahweh, bukan Gunung Sion.

0 Komentar