Permukaan Kertas: Kertas uang asli terasa lebih kaku dan padat. Bila meraba dengan telapak tangan, akan terasa perbedaan antara bagian polos dan bagian dengan elemen cetak timbul.
3. Diterawang: Lihat dari Arah Cahaya
Langkah ketiga dalam metode 3D adalah diterawang, atau melihat uang dengan mengarahkannya ke cahaya terang. Saat melakukan ini, beberapa fitur keamanan penting akan terlihat, antara lain:
Watermark Gambar Pahlawan: Saat diterawang, akan terlihat bayangan gambar pahlawan nasional serta angka “75” yang disebut electrotype watermark. Bayangan terbentuk dalam struktur kertas itu sendiri.
Baca Juga:Tips Bermain Divergent Universe di Honkai Star Rail5 Motor Matic Yamaha Terbaru di 2025, Tangguh di Jalanan
Benang Pengaman: Akan terlihat sebagai garis melintang di dalam uang. Garis ini tampak menyatu dengan kertas dan tidak bisa diangkat atau dikupas.
Cetakan Memendar: Beberapa bagian uang akan menyala atau memendar dalam warna tertentu, seperti angka nominal dan pola garis.
Nomor Seri: Nomor seri yang biasanya berada di sisi kiri atas dan kanan bawah akan bercahaya terang saat terkena sinar UV.
Fitur ini sangat membantu terutama dalam proses pengecekan di lembaga keuangan atau saat menerima uang dalam jumlah besar.
5. Bandingkan dengan Uang Resmi
Jika kamu merasa ragu dengan keaslian uang yang kamu miliki, bandingkan dengan uang resmi dari oleh bank atau sumber terpercaya. Dengan membandingkan detail seperti tekstur, warna, dan fitur keamanan, Anda akan lebih mudah mengidentifikasi perbedaannya.
Kamu juga bisa membawa uang tersebut ke kantor Bank Indonesia atau bank umum untuk dilakukan verifikasi lebih lanjut.