Kawal Putusan, Forum Dago Melawan Desak PTUN Putuskan Secara Adil Gugatan Mafia Tanah

Sejumlah warga Dago Elos menggelar aksi di depan PTUN, Kota Bandung, Selasa (27/5). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Sejumlah warga Dago Elos menggelar aksi di depan PTUN, Kota Bandung, Selasa (27/5). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Forum Dago Melawan kembali melakukan aksi penekanan terhadap Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Selasa (27/5) hari ini. Aksi berlangsung di dua lokasi, yakni di PTUN pada pukul 10.00 WIB dan Pengadilan Negeri Bandung pada pukul 12.00 WIB.

Koordinator Forum Dago Melawan, Angga, menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan jelang pembacaan putusan perkara sengketa administrasi antara Muller bersaudara dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung yang dijadwalkan Rabu, (28/5) besok. Pihaknya menuntut, hakim PTUN Bandung memutuskan perkara tersebut dengan mempertimbangkan putusan pengadilan pidana yang telah menyatakan Muller bersaudara bersalah dalam kasus pemalsuan dokumen kependudukan.

“Putusan di PTUN Bandung ini akan sangat mempengaruhi langkah perjuangan hukum masyarakat Dago Elos ke depan. Jangan sampai seperti perkara SMAN 1 Bandung yang kami nilai mengecewakan,” ujar Angga kepada Jabar Ekspres, Selasa (27/5).

Baca Juga:Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Cimahi Meningkat, RT Diminta Jadi Garda Depan PerlindunganPemkot Cimahi Pastikan Hewan Kurban Idul Adha 2025 Sehat dan Memenuhi Syarat

Angga menegaskan bahwa jika PTUN justru memenangkan pihak Muller bersaudara, hal itu menunjukkan lembaga peradilan masih lemah terhadap mafia tanah. Ia mengingatkan agar hakim tidak membuka celah sekecil apa pun bagi mafia tanah untuk memanfaatkan sistem hukum.

Forum Dago Melawan menyerukan agar ruang hidup warga Dago Elos dilindungi dan mafia tanah ditumpas tuntas. Mereka berjanji akan terus mengawal proses hukum hingga keadilan benar-benar ditegakkan.

“Tunjukkan terangnya cahaya keadilan dari pengadilan. Jangan biarkan kami yang harus membakar untuk menjadikannya terang,” pungkasnya.

0 Komentar