Dia menegaskan bahwa AI bukanlah ancaman, melainkan medan dialog kreatif yang memperluas bahasa visual dan memperdalam pengalaman estetis manusia.
Dengan pendekatan kuratorial yang reflektif dan kritis, Meilin berharap Synthetic Imaging dapat menginspirasi publik untuk melihat teknologi sebagai mitra kreatif, bukan kompetitor. “Seni akan tetap relevan jika bersikap terbuka, adaptif, namun tetap berakar,” pungkasnya.
