Lalamove menggabungkan dua metode yang menerapkan e-commerce komunitas dan tradisional dengan layanan produk yang disesuaikan dengan permintaan pasar. Hanya dengan sekali klik, individu, UMKM dan perusahaan dapat mengakses armada kendaraan pengiriman yang luas dan dioperasikan oleh mitra pengemudi profesional.
Didukung oleh teknologi, Lalamove menghubungkan orang-orang, kendaraan, muatan, dan jalan, mengirimkan barang-barang penting dan memberikan manfaat untuk komunitas lokal. Dengan model bisnis tersebut, setidaknya beberapa komunitas bisnis dan pemilik UMKM yang bergabung bisa merasakan dampak positif.
Seperti yang dialami, PT Cahayo Bintang Ameh (CBA) yang mengalami lonjakan pendapatan 40% per bulan setelah bergabung dengan Lalamove, “Sebelum menjalankan bisnis ini, dulu saya bekerja serabutan. Mulai jadi driver taksi online hingga mencoba berbagai macam usaha, seperti berjualan sate. Akhirnya, pada pertengahan 2022, Juni, ayah saya dan beberapa kerabat mengajak untuk membangun organisasi ikatan keluarga minang. Dari situ saya berpikir untuk membuat sesuatu agar organisasi tidak lagi dibiayai secara patungan. Kemudian, kami sepakat membuat usaha logistik dan membeli satu mobil secara tunai,” ujar Dieny Halka Utama, selaku Direktur PT CBA yang menceritakan awal mula bergabung dimulai dari 1 – 2 unit armada hingga sekarang memiliki 21 unit armada berbagai jenis.
Baca Juga:New Honda PCX 160 Roadsync, Lengkap Dengan Fitur Koneksi MobileAmunisi Bekas Makan Korban, Apa Yang Mesti Dilakukan Orang Awam?
Hal yang signifikan juga dialami CV Maju Mapan yang merupakan perusahaan sukses menjadi mitra manajemen armada Lalamove. November 2023 menjadi tonggak awal keberhasilan CV Maju Mapan sebagai mitra manajemen armada Lalamove. Pada saat itu, Agung, selaku owner CV Maju Mapan, mendaftarkan armadanya ke Lalamove, namun fantastis nya, dia tidak hanya mendaftarkan satu armada namun langsung mendaftarkan 5 armada sekaligus ke Lalamove. Hal ini dilakukan untuk mendukung percepatan operasional pengiriman yang efektif sehingga lebih efisien.
Di periode 2024, CV Maju Mapan telah mengembangkan armadanya secara signifikan. Saat ini telah memiliki 6 armada yang terdiri dari 3 CDD Long dengan kapasitas 5 ton dan 3 armada Fuso. Itu contoh dua perusahaan yang sudah merasakan sinergitas dengan e-commerce Lalomove. Proses serta langkah dua perusahaan tersebut mensinergikan bisnis jasa tradisional dengan teknologi digital menghasilkan perkembangan usaha yang signifikan.
