Ahmadi Firdaus, salah satu siswa berkesempatan menceritakan pengalamannya selama di Barak Milter Dodik. Sehari – hari kegiatan dimulai sejak subuh.
“Dibangunkan subuh, sekitar setengah lima. Itu rapikan tempat tidur lalu salat subuh,” katanya.
Siswa asal Kabupaten Bandung Barat itu melanjutkan, setelah subuh kegiatanya adalah senam pagi. “Lalu ada apel di lapangan, istirahat, dan kegiatan di aula,” cetusnya.
Baca Juga:11 Preman Diproses Hukum oleh Polretabes Bandung Karena Bawa Sajam dan NarkobaWali Kota Bandung Belum Ada Gebrakan, Banyak Hadiri Acara Seremonial
Ahmadi menambahkan, selama di Dodik dirinya juga tetap berkesempatan belajar. “Tambah ilmu tambah teman juga,” tuturnya.
Lasmi, Ibunda Ahmadi menambahkan, anaknya itu dizinkan ikut pendidikan militer karena satu alasan. “Sering bolos,” katanya.
Menurut Lasmi, setelah menjalani pendidikan itu anaknya juga menunjukan beberapa perubahan. Anaknya lebih disiplin.
Nuriah, ibunda salah satu siswa lain menambahkan, ia terpaksa mengirimkan anaknya untuk ikut pendidikan di Dodik Lembang karena untuk meningkatkankedisiplinan. “Kalau disuruh sekolah itu susah. Malas bangun pagi,” imbuh warga Bogor itu. (son/yan)
