“60 persen dari penduduk kita itu, tidak mampu beli susu. Jadi tidak minum susu bukan karena tidak tahu kalau susu itu bermanfaat, tapi karena tidak mampu beli susu,” ujarnya.
“MBG ini hadir untuk megintervensi sebagian besar penduduk Indonesia, yang tidak punya akses terhadap makan dengan gizi seimbang,” pungkas Dadan. (Bas)
