Ia mengatakan, peristiwa ini bukan pertama kali terjadi di wilayah tersebut.
“Memang wilayah ini pernah terjadi longsor, cuma beda titik,” kata Uka.
Menurutnya, tiga korban luka berhasil dievakuasi pada malam kejadian dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Cikopo Cicalengka.
Baca Juga:Tanggap Darurat Longsor Lembang: 13 Desa Terdampak, Ratusan Warga DiungsikanIni Fakta Soal Pembongkaran Gedung SLB Wyata Guna yang Disebut Langgar Aturan
“Alhamdulillah dua orang sudah kembali ke rumahnya, satu orang masih dirawat,” ujarnya.
Pagi hari pasca-kejadian, tim gabungan langsung melakukan pembersihan puing-puing dan pengangkatan material lumpur.
Uka mengatakan pihaknya telah menurunkan alat berat dari DPUTR dan BPBD Jabar untuk membantu proses evakuasi material.
“Jalan menuju lokasi sudah tertutup longsoran dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,” katanya.
Terkait kemungkinan penetapan status tanggap darurat bencana, BPBD Kabupaten Bandung masih melakukan kajian cepat sambil menunggu data valid dari desa dan kecamatan.
“Kami sudah melakukan rapat pendahuluan, tapi penetapan status tanggap darurat harus dibahas bersama Forkopimda,” jelas Uka.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Baca Juga:Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026, Kota Bogor Targetkan Raih 100 MedaliPengamat Minta Pemkot Bandung Tak Setengah-Setengah Tangani Sampah di Pasar Gedebage
“Kami imbau warga sekitar lokasi longsoran agar mengungsi. Kekuatan tanah sudah berkurang dan dikhawatirkan bisa terjadi longsor susulan,” tegasnya.
