JABAR EKSPRES – Impian Sanad (62 tahun), warga Dusun Karang Tengah, Desa Balokang, Kota Banjar, untuk menunaikan ibadah haji tahun ini pupus akibat kondisi kesehatannya yang memburuk. Padahal, Jumat (16/5/2024), ia seharusnya bergabung dengan 103 jemaah calon haji asal Banjar yang diberangkatkan ke Arab Saudi.
Kepala Dusun setempat, Ahmad, mengonfirmasi bahwa tim medis menetapkan Sanad tidak layak terbang.
“Beliau sudah dijadwalkan berangkat hari ini, tetapi kesehatannya menurun drastis. Dokter menyarankan penundaan,” ujarnya via WhatsApp.
Baca Juga:Bandung Caang: 4.500 Lampu Baru Bakal Dipasang Pada Triwulan Ketiga, Gelontorkan Dana Rp54 MiliarJadi Tempat Dugaan Pelecehan 8 Santriwati, Pondok Pesantren di Soreang Ini Ternyata Tak Berizin
Sanad, yang telah menabung dan menanti giliran haji bertahun-tahun, dikabarkan mengalami lemas, sesak napas, dan insomnia beberapa hari terakhir.
“Keluarga menerima keputusan ini dengan ikhlas. Semoga tahun depan beliau bisa berangkat,” tambah Ahmad.
Meski duka menyelimuti keluarga Sanad, pelepasan jemaah haji asal Desa Balokang dan wilayah lain di Kota Banjar tetap berlangsung lancar. Ratusan warga mengantar ke titik pemberangkatan dengan doa dan harapan.
Sementara itu, di Kabupaten Ciamis, suasana haru mewarnai pelepasan 182 jemaah calon haji Kloter 32 JKS, Jumat (16/5/2025). Bertempat di Gedung KH Irfan Hielmy Komplek Islamic Center, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara resmi melepas para jemaah.
“Ini momen yang dinanti setelah penantian hingga 10 tahun. Kami doakan semua ibadah lancar dan pulang sebagai haji yang mabrur,” ujar Herdiat dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mengingat cuaca di Arab Saudi yang mirip Jakarta.
Ketua PPIH Kabupaten Ciamis KH. Saeful Ujun menjelaskan, kloter ini terdiri dari 182 jemaah Ciamis dan 90 jemaah Banjar yang berangkat terpisah. “Sempat ada perubahan kloter ke 59, tetapi akhirnya kembali ke Kloter 32 berkat ikhtiar bersama,” jelasnya.
Baca Juga:Soroti Aksi Walk Out PDIP, Respons Ketua DPRD Jabar: Hak dan Dinamika!Persiapan Pawai Persib Juara 25 Mei, Pemkot Bandung akan Razia Minol Ilegal
Jemaah tertua adalah Mi’ah (80 tahun) dari Pamarican, sementara termuda, Ilham (23 tahun), asal Sukadana. Usai seremoni, rombongan salat Jumat di Rumah Makan Ampera sebelum menuju Asrama Haji. Mereka dijadwalkan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (17/5/2025) pukul 22.30 WIB.
KH Saeful mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan Kemenag. “Semua bantuan ini menjadi amal jariyah. Untuk Bupati, semoga diberikan kekuatan memimpin Ciamis,” tutupnya. (CEP)
