Trump Akan Cabut Sanksi Terhadap Suriah Usai Konsultasi dengan Erdogan dan Pangeran Saudi

trump cabut sanksi suriah
Presiden Amerika Serikat Donald Trump . (SUMBER FOTO: ANTARA/Anadolu/py)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan niatnya untuk cabut sanksi berat  terhadap Suriah. Keputusan ini, menurut Trump, muncul setelah ia melakukan konsultasi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan sejumlah pemimpin di kawasan.

Dalam forum investasi di Riyadh pada hari Selasa, Trump mengatakan bahwa ia menerima permintaan langsung untuk cabut sanksi terhadap Suriah. Hal tersebut merupakan permintaan dari dari Mohammed bin Salman, selaku Putra Mahkota Arab.

“Saya akan memerintahkan pencabutan sanksi terhadap Suriah demi memberi mereka peluang mewujudkan kejayaannya,” ujarnya di hadapan para peserta forum.

Baca Juga:Alcaraz Lolos ke Perempat Final Roma Usai Singkirkan Khachanov Lewat Duel SengitHarga Emas UBS Turun Rp15.000 per Hari Ini

Trump menilai bahwa sekarang adalah momen yang tepat bagi Suriah untuk kembali tampil kuat di panggung internasional. Oleh karena itu, ia menilai pencabutan sanksi adalah langkah yang masuk akal dan layak.

Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Trump mengungkapkan bahwa ia tengah mempertimbangkan pencabutan sanksi ekonomi AS terhadap Suriah. Dengan langkah ini, Trump menjadi salah satu pemimpin negara Barat yang mendukung pelonggaran tekanan terhadap Damaskus, yang selama bertahun-tahun terkena sanksi akibat kebijakan rezim Bashar Al-Assad.

Langkah serupa juga diisyaratkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dalam pernyataannya pekan lalu, Macron mengumumkan bahwa Uni Eropa berencana untuk mencabut sanksi terhadap Suriah secara bertahap, saat menerima Presiden Suriah Ahmed Al-Sharaa dalam kunjungan kenegaraan di Paris.

Sementara itu, seorang pejabat dari Gedung Putih memastikan bahwa Presiden Trump dijadwalkan akan bertemu dengan Ahmed Al-Sharaa pada hari Rabu, sebagai bagian dari agenda kunjungan kenegaraannya di Arab Saudi. Namun, belum ada detail lebih lanjut mengenai pertemuan tersebut.

0 Komentar