JABAR EKSPRES – Indonesia menjadi negara yang kaya akan sumber daya alam, salah satunya batu akik yang pernah mendunia.
Bahkan spesialnya, ada banyak jenis batu akik di Indonesia yang memiliki ciri khasnya masing-masing.
Batuk akik yang beragam ini berasal dari berbagai daerah yang berbeda, sehingga juga memiliki perbedaan yang mencolok satu sama lainnya.
Baca Juga:Tempat Menjual Koleksi Uang Kuno Kertas dan Koin di Denpasar BaliTempat Jual Beli Uang Kuno Kertas dan Koin di Makassar
Dari banyaknya batu akik yang ada tersebut, setidaknya yang paling terkenal yakni Pancawarna dan Bacan.
Pancawarna dan Bacan bisa dibilang menjadi dua jenis batu mulia yang cukup dikenal di Tanah Air.
Lantas, bagaimana perbandingan kedua batu akik yang bisa dibilang paling dikenal tersebut?
Kedua batu ini sudah tentu berasal dari dua daerah yang berbeda, keduanya juga memiliki ciri yang tak sama.
Untuk Pancawarna, batu ini berasal dari Garut dan sempat mendunia karena menjadi souvenir kala Konferensi Asia Afrika ke-60.
Seperti namanya Pancawarna, batu ini memiliki warna yang banyak dari mulai merah, hijau, biru, dan warna lainnya.
Batu ini juga memiliki tampilan yang spesial, terkadang seperti lukisan yang menampakkan bentuk gunung.
Baca Juga:Sentra Lokasi Tempat Jual Beli Batu Akik di SurabayaMau Jual Batu Akik di Yogyakarta? Ini Beberapa Tempat yang Bisa Jadi Pilihan
Sementara Bacan merupakan batu yang berasal dari Pulau Kasiruta, Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Bacan mulai terkenal setelah Susilo Bambang Yudhoyono memberikannya untuk Barack Obama yang ketika itu menjabat sebagai Presiden AS.
Uniknya, batu ini disebut sebagai batu hidup karena memiliki warna yang bisa berubah seiring waktu.
Jika awalnya berwarna agak keruh, batu Bacan ini berubah menjadi lebih jernih ketika terus dirawat.
Perbandingan Harga Batu Pancawarna vs Batu Bacan
Apabila dari segi harga, ternyata batu Bacan menjadi pemenangnya ketimbang batu Pancawarna.
Pasalnya, rekor harga paling mahal pernah dibanderol untuk Bacan mencapai angka miliran rupiah meski kini bisa dibeli di angka ratusan ribu rupiah.
Berbeda dengan Pancawarna, rekor paling mahal untuk batu jenis ini pernah sampai ratusan juta rupiah.
