“Berikutnya, Malaikat maut hadir dan duduk di dekat kepalanya sembari berkata : “Wahai jiwa yang baik –dalam riwayat- jiwa yang tenang keluarlah menuju ampunan Allah dan keridhaannya”. Ruhnya keluar bagaikan aliran cucuran air dari mulut kantong kulit. Setelah keluar ruhnya, Maka setiap malaikat maut mengambilnya. Jika telah diambil, Para malaikat lainnya tidak membiarkannya di tangannya (malaikat maut) sejenak saja, Untuk mereka ambil dan diletakkan di kafan dan hanuth tadi. Dari jenazah, semerbak aroma misk terwangi yang ada di bumi..”
“Setiap orang yang teledor di dunia ini, Baik dengan kekufuran maupun perbuatan maksiat lainnya akan dilanda gulungan penyesalan dan akan meminta dikembalikan ke dunia meski sejenak saja, Untuk menjadi orang yang insan muslim yang sholeh.
Namun kesempatan untuk itu sudah hilang, tidak mungkin disusul lagi. Jadi, persiapan harus dilakukan sejak dini dengan tetap memohon agar kita semua diwafatkan dalam keadaan memegang agama Allah.
