“Kami akan sesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Dari kami di Disnaker, inisial W akan dilibatkan dalam program pelatihan kerja dan difasilitasi untuk kembali masuk ke dunia kerja formal,” ucap Dewi.
Lebih lanjut, kata dia, pihaknya tengah gencar mensosialisasikan bahaya penawaran kerja ke luar negeri khususnya wilayah rawan seperti, Myanmar, Filipina, Thailand, dan sekitarnya.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya kejadian yang serupa.
“Kita sekarang gencar mensosialisasikan melalui seluruh media sosial, karena begitu ada iming-iming kerja di Myanmar itu sudah dipastikan adalah penipuan,” tandasnya. (Wit)
