SFT terus menunjukkan dampak nyata dengan meningkatnya antusiasme. Tahun lalu, 1.665 peserta dari seluruh Indonesia berkompetisi dalam tiga tema utama: Education & Learning, Environment & Sustainability, dan Health & Wellness. Kisah inspiratif datang dari Muhammad Hammam Arfianda, salah satu pemenang SFT 2024, yang membuktikan bahwa satu langkah berani bisa membuka pintu ke masa depan gemilang.
Berkat pengalaman, pelatihan, dan sertifikasi yang ia dapatkan selama mengikuti SFT 2024, Hammam diterima di lebih dari 10 universitas bergengsi di dunia. Tak hanya menunjukkan kemampuannya dalam bidang STEM, partisipasinya di SFT juga memperkuat kepercayaan dirinya untuk bersaing di tingkat global.
“Kemenangan di SFT menambah kemampuan, kepercayaan diri dan value saya, hingga membuka peluang diterima di berbagai Perguruan Tinggi Luar Negeri, termasuk di jurusan impian saya, Electrical Engineering di National Tsing Hua University,” ungkap Hammam. Bagi Hammam, SFT bukan sekadar kompetisi, tapi titik awal untuk meraih mimpi dan membawa perubahan, dimulai dari ide sederhana yang diwujudkan dengan tekad dan kreativitas.
Baca Juga:Sepakat Usung Kembali Rahayu Saraswati Menjadi Ketum Tidar JabarPusaka 2025 Siap Majukan UMKM Jabar ke Panggung Internasional
Tahun lalu, dengan semangat “Together for Tomorrow, Enabling People”, para finalis dari beberapa negara di dunia yang terpilih telah membagikan kisah inspiratif mereka selama di Paris 2024 melalui konten sosial media, berbagi pengalaman pribadi, moment istimewa, hingga semangat inovasi, yang akan menghubungkan generasi muda dari berbagai belahan dunia.
Tahun ini, kesempatan yang sama dibuka untuk anak muda Indonesia. Jika pemenang SFT 2025 dari Indonesia terpilih menjadi Global Ambassador, mereka juga akan mendapatkan kesempatan menjadi partisipan platform, sekaligus menyaksikan langsung Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, sebuah pengalaman inspiratif yang dapat memperluas wawasan dan semangat kolaborasi lintas budaya.
“Samsung Solve for Tomorrow bukan sekedar kompetisi, karena setiap ide kalian bisa mengubah dunia. Ini merupakan sebuah perjalanan transformasi yang membangun pola pikir visioner generasi muda Indonesia. Mereka akan dilatih mengidentifikasikan tantangan di sekitar mereka, menerapkan pendekatan Design Thinking dan memanfaatkan ilmu STEM untuk mengembangkan solusi kreatif,” kata dia.
