”Ramadhan yang baru kita lalui, idul fitri, atau bulan syawal selalu memberikan hal yang baru sehingga kita memiliki semangat baru, kemudian memiliki ghirah islamiah yang lebih tinggi untuk beramal Sholeh, beribadah,” tandasnya.
Brian juga memberikan pesan bahwa membaca dan menuntut ilmu harus semangat juga dalam bulan Ramadhan, karena Ramadhan itu bulan Al-Qur’an. Beliau juga menyampaikan ayat penting dalam Al-Qur’an Surah Al-Mujadalah ayat 11 tentang derajat penuntut ilmu.
Brian memberikan Gambaran bahwa negara yang sedang berkembang akan bisa keluar dengan pemimpin yang ambisius.
”Kalau kita melihat jepang keluar dari middle income net, bagaimana korea masuk negara maju, kemudian cina, itu semua bisa keluar dari middle income net. Itu karena ambisiusnya seorang pemimpin,” katanya.
Brian juga memberikan gambaran bahwa Darul Hikam adalah salah satu yang mampu menciptakan generasi yang penuh ambisi.
”Alhamdulillah Darul Hikam salah satu lokomotif yang melahirkan, membudayakan sumber daya-sumber daya anak-anak kita untuk bisa berambisi menguasai pengetahuan dan teknologi.” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Darul Hikam dan berbagai institusi strategis. Kolaborasi ini mencakup pengembangan SDM, pembangunan infrastruktur, kerja sama lahan, Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan pesantren, serta pelatihan talenta digital bagi para guru. Serta, diakhiri dengan bersalaman satu sama lain.
Acara ini menjadi langkah konkret memperkuat kontribusi Darul Hikam dalam membangun umat dan pendidikan berkualitas di Indonesia di masa mendatang.*
Ini Pesan Ketua MPR Ahmad Muzani pada Acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Darul Hikam
