“Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Alloh Yang Mahaesa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Alloh. Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Alloh. Kami tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujian yang baik. Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Alloh, dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya“ (HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Khuzaemah, Abu Daud, dan an-Nasai)
5. لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ,لَهُ الْمُلْكُ
وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْـيِىْ وَيُمِــيْتُ وَهُـوَ عَلَى كُلِّ شَـيْئٍ قَـدِيْرٌ
Laa illaha illallah wahdhahu laasyariikalah lahulmulku walahulkhamdhu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘ala kulli syai’in qodhiir
“Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Alloh, Yang Mahaesa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dialah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi ruh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu”
(Khusus ini dibaca 10 x setiap ba’da maghrib dan Subuh) (HR. Ahmad,Tirmidzi).
6. اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُـكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Baca Juga:Bacaan Istigfar Nabi Ibrohim dan KeutamaannyaAwas SCAM, Ini Bukti Aplikasi Next 15 Tinggal Tunggu Waktu
“Ya Alloh, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu” (HR. Abu Daud, an-Nasai,Ahmad,al-Hakim)
7. سُبْحَانَ اللهِ (33) اَلْحَمْدُللهِ (33) اَللهُ أَكْبَرُ (33
Subhanallah (33 ×)
Alhamdulillah (33×)
Allahu Akbar (33×)
“Mahasuci Alloh (33 x). Segala puji bagi Alloh (33 x). Alloh Mahabesar (33 x)
8. لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَّ شَرِيْكَ لَهُ ,لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Laa ilaaha illallah wahdhahu laasyariikalah lahulmulku walahulkhamdhu wahuwa’alaa kulli syai’in qodhiir
“Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Alloh, Yang Mahaesa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, bagi-Nya segala pujian. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu”. (HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Khuzaemah,al-baihaqi)
9. سُوْرَةُ الْإِخْلَاصِ
Lalu membaca surat: al-Ikhlas “QulhuwAllohu ahad…”.(HR. Abu Daud, an-Nasai, Ibnu Khuzaemah, Tirmidzi)
10. سُوْرَةُ الْفَلَقِ
Lalu membaca surat: al-falaq “Qul a’uudzu birobbil falaq…”.(HR. Abu Daud, an-Nasai, Ibnu Khuzaemah, Tirmidzi)
11. سُوْرَةُ النَّاسِ
Lalu membaca surat : an-Naas “Qul a’uudzu birobbin naas…”.(HR. Abu Daud, an-Nasai, Ibnu Khuzaemah, Tirmidzi)
