Pemerintah Klaim Qatar Tertarik Investasi Senilai USD 2 Miliar di Danantara, Ini Alasannya!

Presiden Prabowo. (foto/Kantor Staf Presiden)
Presiden Prabowo. (foto/Kantor Staf Presiden)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Qatar tertarik untuk mengucurkan investasi senilai USD 2 miliar ke Badan Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara.

Pernyataan tersebut disampaikan presiden setelah bertemu dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani yang berlangsung di Istana Amiri Diwan, Dohan.

“Kita sepakat untuk tingkatkan kinerja sama beliau akan invest dengan Danantara, satu dana bersama, beliau komit USD 2 miliar,” kata Prabowo.

Baca Juga: Jelang Libur Panjang Paskah, KAI Siapkan 821 Ribu Tempat DudukKorban Longsor Subang Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Lakukan Pencarian

“Investasi sesuai yang kita buat Indonesia, kalau temanya kita lihat tadi food securitu, energi security, downstream, digital infrastructure,” kata Pandu.

“Hal-hal seperti itu, health care juga menurut saya bagus, hospitality di Indonesia juga bagus. Banyak kan tuh,” sambungnya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyebut investasi yang akan dikucurkan Qatar akan ditampung dalam satu dana bersama yang masing-masing negara menyalurkan senilai USD 2 miliar, sehingga totalnya mencapai USD 4 miliar.

Prabowo mengatakan pertemuan dirinya dengan Emir Qatar sangat produktif. Bahkan, pertemuan dilakukan dengan sangat antusias.

“Jika kita meeting-nya sudah One on One Meeting, sudah tajam dan dia (Ooredoo Group Qatar) mau datang ke sini,” ujar Ara.

Menurutnya, jika Ooredoo Group Qatar sudah pernah berinvestasi di Indonesia sehingga mengerti bagaimana proses bisnis di Indonesia.

“Kenapa dengan Ooredo Group? Karena Ooredoo Group sudah pernah investasi di sini. Jadi dia sudah mengerti bagaimana proses bisnis di sini,” kata Ara.

0 Komentar