JABAR EKSPRES – Sekda Jabar Herman Suryatman turut memantau langsung persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Tasikmalaya. Menurutnya, PSU pada 19 April nanti itu siap digelar.
Herman menuturkan, sedikitnya ada 2.847 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang bakal melaksanakan pemungutan ulang. Itu akan kembali menghimpun suara warga Kabupaten Tasikmalaya. “Kalau TPS sudah siap ya,” terangnya.
Menurut Herman, kesiapan itu tidak hanya soal paslon. Tapi juga terkait pendanaan hingga logistik. Karena juga ada dukungan dari Pemprov. Dan anggaran itu sudah mulai bisa dicairkan.
Baca Juga:Warga yang Pindah dari Kota Cimahi Lebih Banyak Dibanding Pendatang BaruPenyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dokter Kandungan di Garut, Ini Kata Polda Jabar
Total kebutuhan anggaran Rp 50 miliar. Dengan Rp 25 miliar dari Pemprov dan sisanya dari Pemkab Tasikmalaya. Demikian halnya untuk logistik yang sudah dipersiapkan dan Selasa (15/4) mulai didistribusikan KPU.
Herman melanjutkan, pihaknya juga memantau terkait potensi ancaman kebencanaan terkait pelaksanaan PSU itu. Dari jumlah TPS yang ada, diketahui terdapat dua TPS terkendala karena longsor kecil.
Namun sudah dilakukan penguraian masalah dengan menggeser lokasi TPS ke tempat yang lebih aman. “Kami sudah minta BPBD Provinsi Jabar dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya untuk melakukan mitigasi apabila pada hari H ada hujan deras,” bebernya.
Lalu, KPU juga telah berkoordinasi dengan jajaran polres maupun kodim. Itu untuk memastikan keamanan pelaksanaan PSU nanti.
Termasuk dukungan di bidang kesehatan. Dinkes Jabar maupun darah juga dipersiapkan guna memastikan para petugas di TPS dalam kondisi sehat.
Diketahui meski statusnya PSU, namun beberapa tahapan dalam pilkada juga tetap digelar. Misalnya untuk debat antar calon telah dilakukan Senin (14/5) malam.
Kemudian masa kampanye akan berakhir 15 April 2025. Lalu tanggal 16-18 April 2025 masa tenang, kemudian puncaknya pada Sabtu (19/4) pelaksanaan pemungutan suara.(son)
