Warga Ciamis Geram, 3 Tahun Jalan Provinsi Rusak Tak Kunjung Diperbaiki!

Warga memasang baliho bertuliskan sindiran kepada pemerintah lantaran dinilai lamban memperbaiki jalan yang rusak, belum lama ini. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
Warga memasang baliho bertuliskan sindiran kepada pemerintah lantaran dinilai lamban memperbaiki jalan yang rusak, belum lama ini. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Sebagian besar warga bergantung pada sektor peternakan dan pertanian, seperti penjualan susu sapi, sayuran, dan hasil kebun.

“Jalan rusak ini jelas membuat tidak nayaman waga, kami berharap Gubernur Jabar pak Dedi Mulyadi mengetahui kondisi ini, agar segera diperbaiki. Beliau kan respon cepat apalagi ini tentang pelayanan publik,” kata Sarif (39), warga sekitar jalan yang rusak.

Dampak serupa dirasakan pelajar dan guru yang harus menempuh jalan berlubang untuk mencapai sekolah.

Baca Juga:Soal Usulan Nama CDOB, Sekda Bogor: Fokus Utama Bukan Nama, tapi PembangunanBupati Bogor Upayakan Warga yang Tinggal di Kawasan Hutan Bisa Punya Legalitas Lahan

“Cukup menghambat karena jalanan sulit dilalui. Apalagi kalau hujan,” kata Rina, seorang guru SD di daerah tersebut.

Keterlambatan penanganan infrastruktur ini dinilai ironis, nasib warga Sindangbarang kini menggantung di antara lobang-lobang jalan yang semakin dalam, menunggu komitmen pemerintah mengubah derita menjadi akses kemajuan. (CEP)

0 Komentar