Novia berharap film Jumbo dapat memberikan inspirasi bagi kreator animasi Indonesia serta menjadi kebanggaan bagi masyarakat.
Diketahui, film Jumbo digarap oleh lebih dari 420 animator Tanah Air yang berkolaborasi, termasuk animator dari Kota Cimahi. “Perjalanan ini cukup panjang hingga akhirnya kami bekerja sama dengan studio dan animator Cimahi, terutama dalam proses produksi dan rendering. Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam film ini,” pungkasnya.
Di sisi lain, salah satu pelajar, Intan Alya Salsabila Junaedi (11), mengaku senang karena ini pertama kalinya ia menginjakkan kaki di bioskop. “Baru pertama kali nonton di bioskop. Seru sekali filmnya. Inti ceritanya tentang bagaimana teman harus saling menolong,” ujarnya.
Baca Juga:Optimalkan Potensi, Kades di Cikalongwetan Bandung Barat Diminta Kembangkan Destinasi Wisata LokalLewat Kuasa Hukum, Tersangka Kasus Pelecehan di RSHS Bandung Sampaikan Permohonan Maaf
Intan, yang merupakan siswa SDN Cibabat Mandiri 5, juga bangga bisa menyaksikan film animasi buatan Indonesia. “Biasanya di TV nonton Upin Ipin. Jadi kalau ada film yang ceritanya Indonesia, ya senang sekali,” katanya. (Mong)
